Damkar Jakbar siagakan personel di tiga titik banjir

Damkar Jakbar siagakan personel di tiga titik banjir

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat mengevakuasi warga yang sakit di Perumahan Green Ville, Jakarta, yang kebanjiran, Jumat (3/1/2020). ANTARA/Zuhdiar Laeis/am.

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat menyiagakan personel di tiga titik lokasi banjir di wilayah administratif itu meski sebagian lokasi sudah surut.

"Tadi, ada tiga titik banjir di Jakarta Barat, yakni Kecamatan Kalideres, Cengkareng, dan Kebon Jeruk," kata Pengelola Penyelamatan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat H Wirawan di Jakarta, Jumat.

Untuk Cengkareng, lokasi banjir ada di dua kelurahan, yakni Rawa Buaya dan Duri Kosambi, Kalideres di Kelurahan Semanan, dan Kebon Jeruk di Duri Kepa.

Namun, banjir di kedua kecamatan yang berada di sepanjang Sungai Mookervart itu sudah terpantau surut karena airnya terus dipompa ke sungai.

Sementara untuk Kecamatan Kebon Jeruk, terutama di Perumahan Green Ville masih banjir dengan ketinggian antara 1-2 meter.

"Ini sudah lumayan surut sekitar satu meteran. Tapi di dalam (perumahan) ada yang masih dua meter banjirnya, karena kan ada yang daerah cekungan," kata Wirawan.

Sekarang ini, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat bersiaga di perumahan itu untuk membantu masyarakat yang terjebak banjir untuk mencukupi kebutuhan.

Kebanyakan warga di Perumahan Green Ville enggan dievakuasi dan memilih bertahan di rumah meski dikepung banjir dan tidak ada aliran listrik.

"Rata-rata (warga) memang tak mau dievakuasi. Mereka lebih pilih tinggal di rumah, di lantai dua yang enggak kebanjiran," katanya.

Baca juga: Basuki: Normalisasi atau naturalisasi tetap butuh pelebaran sungai

Baca juga: TPU Jeruk Purut dan Cidodol sudah terbebas dari genangan banjir

Baca juga: Kemendikbud lakukan pendataan sekolah terdampak banjir


Hingga Jumat sore, Perumahan Green Ville, Jakarta Barat masih digenangi banjir dengan ketinggian bervariasi antara 1-2 meter akibat curah hujan tinggi pada malam Tahun Baru 2020.

Beberapa titik di perumahan elite tersebut masih tergenang cukup tinggi hingga dua meter, seperti di Blok R, S, V, W, dan X Perumahan Green Ville.

Rumah-rumah mewah itu tergenang banjir, berikut mobil dan motor yang juga terlihat terendam air di garasi, halaman, dan depan rumah.

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Robot LUF60 untuk operasi penyelamatan di jalur MRT dan LRT

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar