Istri Mensos semangati dan beri bantuan korban banjir di Bogor

Istri Mensos semangati dan beri bantuan korban banjir di Bogor

Grace P Batubara sebagai istri Menteri Sosial Juliari P Batubara mengunjungi wilayah terdampak banjir di Perum Villa Nusa Indah Gunung Putri Bogor, Sabtu (11/1/2020). ANTARA/HO-Kemensos/aa.

Kami datang untuk bisa meringankan beban yang kalian alami,
Jakarta (ANTARA) - Grace P Batubara istri Menteri Sosial Juliari P Batubara mengunjungi korban banjir di Kabupaten Bogor untuk memberikan bantuan dan menyemangati para warga terdampak bencana.

Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu, Grace menyatakan sengaja hadir di tengah-tengah warga Perum Villa Indah II Gunung Putri Bogor karena mendengar kawasan ini merupakan salah satu tempat yang cukup parah terdampak bencana.

Kami datang untuk bisa meringankan beban yang kalian alami. Kedatangan dan bantuan yang kami bawa, mudah-mudah sedikit membantu kebutuhan warga di sini, kata Grace Batubara. Dia mendoakan semoga semua warga bisa kembali beraktivitas, dan situasi normal seperti sedia kala.

Baca juga: Menteri LHK: Perambahan hutan ilegal dan tambang liar sebabkan banjir

Grace juga mengunjungi anak-anak yang terdampak banjir dan memberikan semangat karena belum bisa bersekolah lantaran masih ada sekolah yang terdampak.

Tadi saya dengar, ada sekolah yang masih terkena banjir sehingga belum bisa dipakai untuk sekolah. Sebagian masih dibersihkan. Ya semoga semuanya segera normal kembali. Anak-anak tetap semangat ya, ungkap Grace dalam kegiatan bakti sosial di Gedung Serba Guna di RW 21, Perum Villa Indah II, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Grace datang bersama dengan para pendamping pejabat di Kabinet Kerja yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Kabinet Kerja (OASE Kabinet Kerja).

Dalam keterangannya, Grace menyatakan kegiatan bakti ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bahwa negara harus tetap hadir dimana pun di tengah masyarakat yang sedang mengalami bencana.

Baca juga: Pakar sarankan pemerintah perbanyak embung cegah banjir

Dari Kementerian Sosial telah disalurkan bantuan kepada warga setempat sebesar total Rp133.615.000. Perinciannya makanan siap saji total 200 paket, lauk pauk 400 paket, makanan anak 200 paket, mie instan 8.000 bungkus. Kemudian tenda gulung 40 lembar, family kit dan kids ware total 100 unit, selimut 50 lembar, dan paket sandang 40 paket.

Dalam kesempatan ini, OASE menyalurkan bantuan diantaranya selimut sebanyak 300 lembar, makanan ringan anak-anak total 154 kotak, alat tulis kantor berupa goody bag 120 pcs, krayon, buku gambar, ransel PAUD, mug, dan buku-buku cerita masing-masing 120 buah.

Kemudian makanan tambahan balita biskuit balita 150 dus, makanan ibu hamil 100 dus, baju seragam sekolah 500 paket, 25 paket sembako berisi beras, mie, sabun, air mineral 98 botol, minyak goreng 98 pak, dan kasur gulung 30 lembar. Disalurkan pula makanan siap saji sebanyak 4.550 kotak.

Dalam kesempatan ini, istri para pejabat anggota OASE menyerahkan secara simbolik santunan korban meninggal kepada ahli waris, sebanyak 13 orang total senilai Rp195.000.000. Hadir di antara anggota OASE antara lain Yanti K. Isfandiary Airlangga, Elizabeth Tjandra Erick Thohir, Ester Dahlia Terawan, dan sebagainya.

Baca juga: Berjibaku menyalurkan bantuan korban banjir dan longsor

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

PMI salurkan bantuan untuk warga di kaki Gunung Halimun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar