KKP perketat pemeriksaan kesehatan di pelabuhan antisipasi corona

KKP perketat pemeriksaan kesehatan di pelabuhan antisipasi corona

Petugas memantau suhu tubuh penumpang menggunakan alat pemindai suhu tubuh di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu (22/1/2020). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/hp/pri.

Kalau ada yang dari China, maka seluruh petugas mengenakan masker,
Batam (ANTARA) - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) memperketat pemeriksaan kesehatan di pelabuhan-pelabuhan internasional laut dan udara di Kota Batam Kepulauan Riau untuk mengantisipasi masuknya virus Corona.

"Sesuai dengan standar dan regulasi, kami melakukan kesiapsiagaan kasus ini sejak awal Januari 2020," kata Kepala Bidang Pengendalian Karantina dan Survilance Epidemiologi KKP Batam, Romer Simanungkalit di Batam, Rabu.

Pengetatan pengamanan kesehatan di seluruh pelabuhan internasional di Kota Batam diperlukan, mengingat pelabuhan internasional di Kota Batam menjadi pintu masuk bagi ratusan ribu warga asing setiap bulannya.

Baca juga: Kemenkeu pantau potensi dampak penyebaran virus korona

Romer menyatakan, salah satu pemeriksaan awal adalah melalui alat thermal scanner yang dipasang di seluruh pelabuhan.

Setiap penumpang yang baru tiba harus melewati thermal scanner untuk mengetahui suhu tubuhnya. Bila tinggi, maka petugas akan melakukan pemeriksaan lanjutan.

Ia menjelaskan, seseorang menjadi terduga terjangkit Virus Corona bila didapati 2 gejala mayor, yaitu demam disertai flu serta ada riwayat pernah ke negara terjangkit.

KKP Batam memiliki 11 alat thermalscanner yang diaktifkan di pelabuhan internasional, udara dan laut.

Baca juga: Cathay izinkan awak kabin gunakan masker selama penerbangan

"Di semua pintu masuk internasional, Sekupang, Harbour Bay,bahkan di Pelabuhan Telaga Punggur," kata dia.

Menurut dia, pengetatan pengamanan kesehatan petugas pelabuhan juga diberlakukan apabila diketahui penumpang berasal dari China.

"Kalau ada yang dari China, maka seluruh petugas mengenakan masker," ujar dia.

KKP juga menyiagakan ambulans di pelabuhan-pelabuhan untuk mengantisipasi apabila ada penumpang terduga pembawa virus Corona yang masuk dan memerlukan tindakan lebih lanjut.

"Kami menyiagakan ambulans, dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan apabila ada suspect yang perlu dirujuk," tambah dia.

Apabila diketahui ada penumpang yang membutuhkan tindak lanjutan, maka akan dirujuk ke RSUD Embung Fatimah.

Baca juga: KKP Surabaya perketat pengawasan kedatangan penumpang dari luar negeri

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

KPU Sultra siapkan bilik khusus pemilih terpapar COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar