Pemkot Bogor-Gojek bangun selter

Pemkot Bogor-Gojek bangun selter

Kepala Cabang Gojek Bogor Mantino dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rahim (Antaranews/Pemkot Bogor)

ini sudah memasuki tahap akhir untuk membangun selter di Kota Bogor
Bogor (ANTARA) - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan pihaknya membangun kerja sama dengan pengelola ojek daring, Gojek, untuk membuka selter di Kota Bogor, sehingga aktivitas menaikkan dan menurunkan pelanggan jasa ojek menjadi lebih tertib.

"Kesepakatan kerja sama ini, saat ini sudah memasuki tahap akhir untuk membangun selter di Kota Bogor," Katanya usai rapat koordinasi antara Pengelola Gojek Bogor dengan Pemerintah Kota Bogor, di Kota Bogor, Rabu.

Selter yakni tempat menaikkan dan menurunkan pengguna jasa ojek, akan dibangun di Jalan Mayor Oking, dekat pintu keluar parkir mobil di Stasiun Bogor, Kota Bogor.

"Selter setelah dibangun dan beraktivitas akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Bogor untuk dikelola oleh Pemkot," katanya.

Baca juga: Revisi UU Angkutan Jalan, DPR akan buat aturan angkutan daring

Pemerintah Kota Bogor, kata dia, nantinya akan mengelola selter ini untuk dimanfaatkan baik bagi pengguna jasa Gojek, pengguna angkot, maupun pejalan kaki. "Kami juga menyarankan, pengelola ojek daring lain, yakni Grab, mengikuti jejaknya," katanya.

Dedie menjelaskan, pada diskusi dan koordinasi antara pengelola Gojek dan Pemerintah Kota Bogor, di Dinas Pehubungan Kota Bogor, Rabu ini, dibahas sejumlah hal lainnya terkait aktivitas ojek daring di Kota Bogor.

Misalnya, ukuran selter di Jalan Mayor Oking, dekat pintu keluar parkir mobil itu sebesar 6 X 30 m2.

Pada diskusi di Dinas Perhubungan itu, menurut Dedie, muncul juga pemikiran, untuk meminta ojek daring di Jalan Paledang ke Jalan Mayor Oking, sehingga semua kegiatan menaikkan dan menurunkan penggunanya ada di Jalan Mayor Oking.

Baca juga: Temui Komisi V DPR, pengemudi transportasi daring ingin dilegalkan

Menurut Dedie, pada diskusi tersebut, dibahas juga aspek regulasinya yakni pembuatan selter di Jalan Mayor Oking, harus berizin ke Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor.

"Izin ini terkait dengan kelengkapan sarana dan prasarana lalu lintas," katanya.

Akan permanen
Kepala Cabang Gojek Bogor, Mantino T Stefanus, menambahkan, pihaknya akan membuka selter di Jalan Mayor Oking itu pada Februari mendatang.

"Ini agar kegiatan menaikkan dan menurunkan pengguna jasa Gojek, menjadi lebih tertib dan efisien, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas di Jalan Mayor Oking," katanya.

Menurut dia, pembuatan selter di Jalan Mayor Oking ini akan menjadi percontohan dan jika berhasil akan membuka di lokasi lainnya.

Baca juga: Tarif ojek daring minta diatur Pemda, Kemenhub: Kita bahas dulu

"Kalau semuanya lancar, kami akan membangun kerja sama yang permanen, dengan Pemerintah Kota Bogor," katanya.
 

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menhub akan mengkaji tuntutan pengemudi ojek daring

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar