Kampala (ANTARA News) - Pemerintah Uganda, Republik Demokratis Kongo dan Sudan Selatan hari Minggu meluncurkan ofensif militer gabungan terhadap pemberontak Uganda utara di Garamba, Kongo timur, kata seorang jurubicara militer.

"Itu sebuah operasi gabungan... Kami menyerang pangkalan-pangkalan Tentara Perlawanan Tuhan (LRA). Operasi itu dimulai pagi ini," kata jurubicara militer Uganda, Paddy Ankunda, kepada Reuters.

Ankunda mengatakan, mereka menyerang sejumlah kamp dan sejauh ini belum ada laporan mengenai korban.

Para pejabat dari Sudan Selatan dan Republik Demokratis Kongo belum bisa dihubungi untuk diminta komentar mereka mengenai laporan tersebut.

Ketiga pemerintah itu mencapai kesepakatan prinsip pada Juni untuk meluncurkan operasi militer bersama terhadap gerilyawan LRA -- yang terkenal karena memutilasi korban mereka yang selamat dan menculik ribuan anak -- jika pemimpin kelompok itu, Joseph Kony, tidak menandatangani sebuah perjanjian perdamaian final untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama dua dasawarsa.

Kony menuntut pembatalan dakwaan Pengadilan Kejahatan Internasional terhadap dirinya dan pembantu-pembantu utamanya sebelum mereka meninggalkan tempat persembunyian di hutan di Kongo timurlaut.(*)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2008