Gubernur bawa bantuan logistik untuk korban banjir Bondowoso

Gubernur bawa bantuan logistik untuk korban banjir Bondowoso

Warga berada di lokasi banjir lumpur di Desa Sempol, Kecamatan Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, Rabu (29/1/2020). (ANTARA Jatim/Imelia/sen/zk)

Mudah-mudahan tidak ada korban jiwa. Untuk data kerusakan akibat banjir bandang di Bondowoso Insya Allah baru bisa saya informasikan Kamis
Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau sembari membawa bantuan logistik untuk warga  korban banjir bandang Bondowoso, Rabu malam.

"Saya sudah mendapat laporan, informasinya tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan relawan sedang melakukan bersih-bersih di sana," kata dia di Gedung Negara Grahadi di Surabaya.

Ratusan rumah di Desa Sempol, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Rabu siang tadi diterjang banjir bandang setelah hujan deras mengguyur wilayah Gunung Suket Jampit.

Akibatnya, sekitar 200 rumah warga terendam lumpur setinggi 30 centimeter.

Baca juga: Banjir bandang landa kawasan Gunung Ijen Bondowoso

Gubernur Khofifah mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dan telah mengirimkan bantuan logistik untuk korban terdampak.

"Informasinya bantuan dari Kementerian Sosial telah tiba di Bondowoso pada sekitar pukul 18.00 WIB," kata dia.

Sekitar pukul 23.00 WIB, Khofifah berangkat ke Bondowoso bersama rombongan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Keberangkatan kami juga membawa bahan makanan bagi para korban," kata mantan menteri sosial itu.

Baca juga: Bangunan bantaran sungai di Sidoarjo diminta gubernur ditertibkan

Gubernur menekankan penanganan bencana banjir bandang Bondowoso diprioritaskan kepada pemulihan infrastruktur dan rumah penduduk.

"Karenanya juga ikut dalam rombongan saya yang berangkat dari Dinas Pekerjaan Umum. Mereka juga membawa peralatan untuk membantu recovery," kata Khofifah.

Ketua umum PP Muslimat NU itu mengaku masih belum bisa memastikan seberapa parah kerusakan akibat banjir bandang itu karena masih didata.

"Mudah-mudahan tidak ada korban jiwa. Untuk data kerusakan akibat banjir bandang di Bondowoso Insya Allah baru bisa saya informasikan Kamis," kata dia, seraya berharap masyarakat Bondowoso yang terdampak bisa bersabar dan kuat menerima ujian bencana alam ini.

Baca juga: Banjir di Tapanuli Tengah, Pemkab tetapkan status tanggap darurat
 

Pewarta: Fiqih Arfani/Hanif Nashrullah
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2020

3,8 juta pekerja di Jatim terdampak sosial ekonomi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar