Kabupaten Bogor masuki fase transisi menuju pemulihan pasca-bencana

Kabupaten Bogor masuki fase transisi menuju pemulihan pasca-bencana

Arsip Foto. Petugas Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor memperbaiki bagian jalan yang rusak di ruas jalan utama Cigudeg-Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/1/2020). Badan Penanggulangan Bencana Daerah menyatakan bahwa butuh waktu sekitar setahun untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Bogor pada 1 Januari 2020.ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/pras.

Cibinong, Bogor (ANTARA) - Kabupaten Bogor di Jawa Barat mulai memasuki fase transisi menuju pemulihan setelah masa tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor berakhir 30 Januari 2020.

"Sekarang itu status transisi darurat ke pemulihan, itu sampai 30 April 2020. Teknisnya nanti semua ke SKPD (satuan kerja perangkat daerah) masing-masing," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Yani Hassan di Cibinong, Sabtu.

Selama dua bulan fase transisi, ia menjelaskan, pemerintah akan memberikan bantuan logistik dan mengoperasikan dapur umum di daerah-daerah yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor pada 1 Januari 2020.

Bupati Bogor Ade Yasin sebelumnya memastikan bahwa kecukupan ketersediaan bantuan pangan untuk korban bencana di wilayah Kabupaten Bogor selepas masa tanggap darurat bencana berakhir.

Masa tanggap darurat bencana di Kabupaten Bogor semula ditetapkan dari awal sampai pertengahan Januari namun kemudian diperpanjang hingga akhir Januari.

Penetapan status tanggap darurat bencana selama sekitar satu bulan itu dilakukan menyusul bencana tanah longsor yang melanda wilayah Kecamatan Sukajaya, Nanggung, dan Cigudeg serta banjir yang melanda wilayah Kecamatan Gunung Putri dan Jasinga.

Bencana alam tersebut menyebabkan 11 orang meninggal dunia, 12 orang terluka berat, dan 517 orang terluka ringan.

Selain itu, bencana mengakibatkan 824 rumah rusak berat, 1.292 rumah rusak sedang, dan 4.738 rumah rusak ringan serta mengakibatkan kerusakan 55 bagian jalan, 23 bangunan sekolah, dan tujuh bangunan pesantren.

Baca juga:
Tanggap darurat bencana di Bogor selesai, stok pangan dipastikan aman
DPR wanti-wanti BPBD Kabupaten Bogor untuk jalankan mitigasi bencana

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Status tanggap darurat bencana Kabupaten Bogor diperpanjang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar