Menkominfo: hoaks corona merugikan

Menkominfo: hoaks corona merugikan

Kominfo temukan 60 hoaks terkait corona (Ant)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak benar tentang virus corona karena akan merugikan.

"Ini merugikan kita secara pribadi, merugikan sebagai komunitas dan merugikan kita sebagai bangsa," kata Johnny saat ditemui di Kompleks Parlemen, Selasa.

Berdasarkan data Kominfo per hari ini, jumlah hoaks yang berkaitan dengan virus corona bertambah menjadi 60 konten. Pada Senin (3/2) terdapat 54 hoaks tentang corona.

Baca juga: Inilah 56 hoaks terkait virus corona

Baca juga: Kemarin, 54 hoaks terkait virus corona hingga Samsung Galaxy Z flip


Salah satu hoaks terbaru yang diidentifikasi Kominfo adalah mengenai berkumur air garam untuk mencegah pneumonia Wuhan.

Hoaks mengenai virus corona yang ditemukan Kominfo beredar di dunia maya maupun aplikasi pesan instan

Johnny menyampaikan sampai saat ini tidak ada virus corona yang terdeteksi di Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Johnny sudah meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan hoaks tentang virus corona.

Kementerian juga mempertimbangkan untuk memanfaatkan fitur SMS blast, mengirim pesan SMS dalam jumlah banyak, untuk mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan hoaks tentang corona.

Baca juga: Cek fakta: Foto mayat-mayat bergelimpangan di jalanan Wuhan

Baca juga: Disinformasi, pasien corona dirawat di RSUD Rabain Muara Enim

Baca juga: Kominfo pertimbangkan SMS untuk tangkal hoaks corona

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemprov DKI minta masyarakat selalu gunakan masker kain  

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar