Polisi bekuk lima orang terlibat tawuran di Cempaka Putih

Polisi bekuk lima orang terlibat tawuran di Cempaka Putih

Tangkapan layar para pelaku tawuran membawa senjata tajam mengejar seseorang dengan membawa golok, di Cempaka Putih, Minggu (16/2/2020). (ANTARA/HO/Instagram @warung_jurnalis)

Sudah (ditangkap). Kami kembangkan
Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Pusat menangkap sekelompok orang diduga pelaku tawuran dengan menggunakan senjata tajam di Kecamatan Cempaka Putih, Senen, Jakarta Pusat.

"Sudah (ditangkap). Kami kembangkan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol, Heru Novianto saat dihubungi, di Jakarta, Senin.

Heru menyebut, dalam tawuran tersebut menyebabkan satu korban tewas bernama Alfi , pedagang pecel lele karena berusaha melerai pelaku tawuran itu Minggu (16/2) dini hari.

Kasus yang sebelumnya ditangani oleh Polsek Metro Cempaka Putih itu saat ini dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Pusat dan dalam penyelidikan kasus lebih lanjut.

Baca juga: Polisi dalami motif pelaku tawuran di Tambora bawa sajam dan narkotika

Secara terpisah Kapolsek Metro Cempaka Putih Komisaris Polisi Sutrisno mengatakan pihaknya mengamankan lima orang yang terindikasi ikut dalam tawuran itu.

Saat ditanya apakah tawuran itu diinisiasi oleh komplotan geng motor karena para pelaku membawa motor dalam aksinya, Sutrisno enggan membenarkan dan mengatakan hal itu sedang didalami penyidik.

"Kalau soal geng motor perlu pendalaman, yang jelas saat ribut menggunakan motor. Itu saja," kata Sutrisno.

Sebelumnya, dalam akun instagram @warung_jurnalis terdapat video rekaman CCTV yang menunjukkan beberapa orang membawa golok sambil menggunakan helm berlarian mengejar satu orang di kawasan Cempaka Putih dan diduga terlibat dalam sebuah tawuran.

Baca juga: 17 remaja ditangkap polisi saat berkonvoi dini hari di Latuharhari

Selain orang-orang yang membawa senjata tajam, nampak juga seorang lainnya yang tidak bersenjata, namun memegang ponsel untuk merekam peristiwa kejar-kejaran itu.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kolaborasi tiga pilar antisipasi tawuran pelajar di Jakarta Utara

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar