Surabaya (ANTARA News) - Sebanyak empat orang kritis dalam peristiwa kebakaran gudang tiner PT Surabaya Perdana Rotopack (SPR) di Jalan Tambak Sawah Nomor 19 Waru, Sidoarjo, Kamis malam.

"Keempat karyawan masih dirawat di ruang pulih sadar (ICU RL) karena sampai sekarang kondisinya masih kritis," kata Subekti, petugas rekam medis ICU RSAL dr. Ramelan, Surabaya.

Ia menyebutkan, keenam karyawan SPR yang kondisinya kritis itu adalah Edum Happy (30), warga Jalan Thamrin Sidoarjo, Sri Muryanto (35), warga Jalan Tambak Timur Sidoarjo, Nuril (32), dan Siswanto (32), keduanya warga Tanggulangin, Sidoarjo.

"Luka bakar yang dialami empat orang ini sangat parah, sampai-sampai mereka kehilangan kesadaran," kata Subekti.

Hingga kini belum diketahui pasti sebab-sebab terjadinya peristiwa kebakaran gudang milik perusahaan alat tulis dan kantor tersebut.

Petugas Kepolisian Resor (Polres) Sidoarjo dibantu petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Waru masih melakukan penyelidikan atas peristiwa kebakaran itu.

Petugas pemadam kebakaran (PMK) sempat kesulitan memadamkan api di dalam gudang milik perusahaan alat tulis tersebut masih tersimpan tiner yang semakin memperbesar kobaran api.

Apalagi untuk mendapatkan air, tujuh mobil PMK itu harus menuju kawasan industri Rungkut, Surabaya.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009