WNI pelancong di Thailand diimbau segera kembali ke Tanah Air

WNI pelancong di Thailand diimbau segera kembali ke Tanah Air

Deretan kursi kosong terlihat di pantai Phuket yang biasanya penuh dengan turis, di tengah ketakutan akan virus corona (COVID-19) di Thailand, Rabu (11/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Soe Zeya Tun/aww.

Jakarta (ANTARA) - Warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini berada di Thailand diharapkan segera kembali ke Tanah Air, demikian imbauan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok, sejalan dengan arahan Kementerian Luar Negeri RI.

"Bagi WNI pelancong yang berada di Thailand untuk segera kembali ke Indonesia, dan yang akan pergi ke luar negeri untuk menundanya," kata Koordinator Fungsi Protokol Konsuler KBRI Bangkok, Jani Mediawati Sasanti, ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Kamis.

Pada 26 Maret lalu, Otoritas Penerbangan Sipil Thailand mengeluarkan kebijakan terkait pembatasan izin masuk bagi penumpang pesawat dari luar negeri, khususnya warga negara asing, sesuai dengan status darurat yang diberlakukan pemerintah mulai 25 Maret.

Selain itu, maskapai yang masih melayani penerbangan internasional ke luar dari Thailand juga mulai berkurang.

"Saat ini penerbangan ke Indonesia masih ada dengan pesawat Garuda Indonesia, namun dengan frekuensi penerbangan yang terbatas," kata Jani menambahkan.

Menurut data KBRI, jumlah WNI yang berdiam di Thailand sekitar 3.000 orang dan hingga saat ini belum ada laporan mengenai WNI yang terpapar virus corona, berdasarkan pengamatan dan koordinasi KBRI dengan para WNI di seluruh wilayah negara itu.

"Rumah sakit yang menyediakan tes COVID-19 menyatakan bahwa sekiranya ada warga negara asing terkonfirmasi positif, maka pihak rumah sakit akan memberikan informasi kepada Kementerian Kesehatan Thailand," Jani menjelaskan.

Baca juga: Thailand larang masuk warga asing, siapkan tindakan darurat corona

Seiring dengan imbauan untuk pulang ke Indonesia, KBRI Bangkok juga menjalankan sejumlah langkah perlindungan bagi WNI yang masih berada di Thailand, baik turis, mahasiswa magang, maupun yang menetap di sana.

Langkah-langkah tersebut antara lain dengan membuka sambungan hotline 24 jam di dua nomor berbeda, yakni +66929031103 dan +66961923237, yang dapat diakses melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Baca juga: 1.245 kasus COVID-19 tercatat di Thailand
Baca juga: Krisis COVID-19 di Thailand, pub disulap menjadi dapur umum

 

Pewarta: Suwanti
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Cerita Dubes RI soal COVID-19 di Negeri Gajah Putih

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar