Anggota DPR apresiasi Desa Sumbermulyo tangani dampak COVID-19

Anggota DPR apresiasi Desa Sumbermulyo tangani dampak COVID-19

Ketua DPD Golkar DIY yang juga Anggota DPR RI Gandung Pardiman (kemeja kuning) saat pengarahan terkait penanganan dampak COVID-19 di Desa Sumbermulyo Bambanglipuro Bantul, DIY. (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Anggota DPR RI Gandung Pardiman mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Sumbermulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam menangani masyarakat desa tersebut yang terdampak corona virus disease 2019 atau COVID-19.

"Saya mengapresiasi langkah Bu Ani (Lurah Desa Sumbermulyo Ani Widayani), ini merupakan percontohan yang harus didukung oleh Forkompincam yang telah sukses mendata warga terdampak COVID-19 dan cara mengatasinya," katanya usai menyerahkan bantuan paket sembako untuk warga Desa Sumbermulyo, Bantul, Sabtu.

Baca juga: Anggota DPR ingin pemerintah bantu UMKM produksi masker medis

Pemerintah Desa Sumbermulyo, kata dia, menggunakan sebagian dana desa untuk penanganan wabah COVID-19, di antaranya dengan memberikan bantuan logistik pangan bagi warga kurang mampu dan menyiapkan rumah karantina desa bagi warga yang mudik dari daerah endemis.

"Kemarin saya diundang acara peresmian rumah karantina dan ternyata ada tambahan dari lima menjadi tujuh orang, saya akan melihat perkembangannya. Ini menjadi semangat kami untuk ikut terjun," kata politikus Partai Golkar tersebut.

Terkait penggunaan dana desa untuk penanganan COVID-19, Gandung mengatakan sudah sesuai dengan aturan yang diterbitkan pemerintah pusat, sehingga harapannya bisa diikuti oleh pemerintah desa lain di Bantul maupun DIY, asalkan sesuai dengan peruntukannya.

Baca juga: Anggota DPR minta penggunaan anggaran COVID-19 tepat sasaran

"Itu sudah sesuai edaran menteri, jadi payung hukumnya jelas, hanya jangan sampai perangkat desa ataupun kepala  desa itu 'menyelam sambil minum air', nanti pak polisi akan memantau, dan hukuman berkali lipat kalau dalam bencana dia korupsi," katanya.

Ia juga mengatakan, perangkat desa dan lurah jangan takut memanfaatkan anggaran untuk penanganan dampak COVID-19 asal sesuai peruntukan dan payung hukumnya, kemudian harus berkoordinasi dengan tingkat kecamatan agar mendapat pengarahan.

"Apabila jujur dan ada keberanian mengambil keputusan maka saya yakin akan lancar semua, seorang pemimpin teruji apabila ada keberanian ambil keputusan, kalau tidak berani ambil keputusan maka pemimpin belum teruji. Ini kata kuncinya," katanya.

Baca juga: Legislator dorong pemerintah gratiskan internet selama wabah COVID-19

Pada kesempatan itu, Gandung Pardiman yang juga Ketua DPD Partai Golkar DIY memberikan bantuan uang serta paket sembako berupa beras seberat 200 kilogram dan telur 200 kilogram untuk didistribusikan ke warga Desa Sumbermulyo.

Lurah Desa Sumbermulyo Bantul Bantul Ani Widayani mengatakan desa mengalokasikan anggaran dana desa sebesar Rp203 juta untuk penanganan COVID-19, salah satunya pengadaan 800 paket sembako berisi lima kilogram beras, minyak satu liter, dan telur setengah kilogram untuk 800 keluarga miskin di daerah ini.

"Kami ambil 20 persen dari total 4.200 keluarga di Sumbermulyo, ini baru tahap pertama nanti dievaluasi karena kami melaksanakan sesuai dari Instruksi Presiden bahwas semua level pemerintah dari pusat sampai desa diharapkan untuk 'concern' menangani wabah COVID-19," katanya.

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Panja RUU TPKS upayakan pleno sebelum 15 Desember

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar