Menaker sebut lebih dari 449 ribu pekerja Jakarta telah dirumahkan

Menaker sebut lebih dari 449 ribu pekerja Jakarta telah dirumahkan

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah ketika memimpin rapat di Jakarta, Rabu (1/4/2020) (ANTARA/HO-Kementerian Ketenagakerjaan)

Secara total pekerja DKI Jakarta yang dirumahkan mencapai 449.545 orang
Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan lebih dari 449.000 pekerja di Provinsi DKI Jakarta telah dirumahkan sebagai akibat dampak COVID-19.

"Ya betul (449 ribu lebih pekerja di DKI Jakarta dirumahkan)," ujar Ida saat dikonfirmasi ANTARA melalui pesan singkat di Jakarta, Minggu.

Secara total pekerja DKI Jakarta yang dirumahkan mencapai 449.545 orang.

Baca juga: Menaker minta pemda data korban PHK untuk peroleh Kartu Prakerja

Namun, Ida mengatakan pemerintah telah mengambil sejumlah langkah untuk mengurangi dampak COVID-19 tersebut.

Salah satunya dengan melakukan realokasi dan refocusing belanja APBN sebesar Rp405,1 triliun yang digunakan untuk penanganan kesehatan, bantuan sosial maupun pemulihan ekonomi.

Ia mengatakan dana tersebut dapat menjangkau seluruh masyarakat yang terdampak COVID-19 secara optimal.

"Tiga itu yang sekarang diprioritaskan," ujar dia.

Baca juga: Menaker dorong penyemprotan disinfektan di tempat kerja cegah COVID-19

Baca juga: Menaker minta utamakan dialog hindari PHK di sektor pariwisata

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menaker bantah UU Ciptaker permudah PHK

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar