Bandung (ANTARA News) - Helikopter TNI-AD jatuh saat dalam penerbangan pulang dari lokasi latihan Koppasus di Pagelaran menuju Markas Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (Pusdikpassus) di Batujajar Kabupaten Bandung Barat.

"Informasi yang kami terima heli itu jatuh dalam perjalanan pulang ke Batujajar," kata Agus, seorang petugas Sentral Komunikasi Pusdikpassus ketika dihubungi ANTARA, Senin.

Jatuhnya helikopter jenis Bolkow-105 buatan tahun 1998 itu menewaskan Komandan Pusdikpassus Kolonel Ricky Samuel dan Kepala Seksi Operasi Pendidikan Pasukan Khusus Kapten Agung Gunarto.

Sedangkan tiga awak pesawat yakni pilot Lettu Hadi, co-Pilot Lettu Sasongko dan Letda Agus Santoso mengalami luka-luka.

Peristiwa naas itu terjadi saat Komandan Pusdikpassus itu tengah meninjau latihan pasukan Koppasus di Cianjur, namun saat perjalanan pulang ke Batujajar terhadang cuaca buruk akibat hujan deras di kawasan Desa Situhiang sehingga pesawat bernomor HS 7112 itu mengalami kecelakaan.

Sementara itu Pusdikpassus Batujajar Kabupaten Bandung Barat tampak berkabung di mana para personel TNI AD bersiap menyambut kedatangan jenazah Kapten Agung Gunarto yang akan disemayamkan di Markas Pusdikpassus.

Sedangkan jenazah Kolonel Ricky Samuel dibawa ke Markas Kopassus di Cijantung, Jakarta.

"Kami sedang melakukan persiapan di sini (Pusdikpassus)," kata Agus.

Ia mengakui sejak pukul 16.00 WIB, telepon di sentral komunikasi maupun HT di sentral komunikasi Pusdikpasus terus berdering yang hampir semuanya menanyakan kecelakaan helikopter itu.

"Maaf mas, saya nggak bisa lama-lama. Dari tadi telepon dan radio (komunikasi) terus mendapat panggilan. Kami berkabung," kata Agus.(*)

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2009