.Feast tumpahkan kegelisahan di lagu "Di Padang Lumpuh"

.Feast tumpahkan kegelisahan di lagu "Di Padang Lumpuh"

Artwork lagu "Di Padang Lumpuh". (HO)

Jakarta (ANTARA) - Grup band .Feast merilis lagu baru berjudul "Di Padang Lumpuh", berisikan kegelisahan dan pertanyaan yang ada dalam benak mereka.

“Lagu ini adalah sedikit gambaran dari apa yang kami lihat dan dengar sejak perkenalan pertama kami dengan aktivisme sosial saat masih menjadi mahasiswa," kata .Feast dalam siaran persnya, Jumat.

"Di Padang Lumpuh" mempunyai nuansa yang cukup berbeda dengan lagu "Luar Jaringan" yang dirilis sebelumnya.

Baca juga: Penampilan Feast panaskan "MakerFest 2018"

Baca juga: .Feast rilis single baru "Peradaban"


Jika di lagu sebelumnya mereka bermain dengan elemen elektronika dengan penggunaan berbagai sample dan layer synthesizer, dalam lagu ini semua instrumen terdengar lebih organik. Hal itu sedikit mengingatkan kembali kepada sound mereka di saat memulai karir bermusik.

Melalui lagu ini, .Feast mengingatkan bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dan seharusnya dapat digunakan untuk tujuan yang baik bukan sebagai instrumen adu domba antar kelompok.

“Di manapun kita berada, jangan terpecah belah, ingat siapa musuh sebenarnya dan apa yang sama-sama diperjuangkan dari awal," tutup .Feast.

"Di Padang Lumpuh" ditulis pada awal Januari 2020 dan direkam selama dua minggu pertama di awal bulan Maret 2020, dengan Enrico Octaviano sebagai produser, Bayu Perkasa sebagai principal engineer, Wisnu Ikhsantama Wicaksana sebagai vocal
director
, serta dibantu oleh Rayhan Noor di gitar.

Artwork lagu ini dikerjakan oleh Mikael Aldo dari Sun Eater Studio pada awal Maret 2020. Lagu berdurasi hampir empat menit ini sudah bisa didengar melalui layanan musik digital mulai 1 Mei 2020.

Baca juga: .Feast bicara soal perubahan iklim di lagu "Tarian Penghancur Raya"

Baca juga: Cerita Baskara Putra alami mental "breakdown" di awal 2019

Baca juga: Hindia rilis video lirik "Secukupnya" untuk lagu tema film "NKCTHI"

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Mahasiswa UB Malang lahirkan game indie

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar