Tidak ada penambahan pasien positif COVID-19 di Kalsel

Tidak ada penambahan pasien positif COVID-19 di Kalsel

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan, Pengendalian dan Penanganan COVID-19 Kalimantan Selatan HM Muslim. (Antaranews Kalsel/Humpro Kalsel)

Hanya ada penambahan pada pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 14 orang
Banjarbaru (ANTARA) - Tim Gugus Tugas Percepatan, Pengendalian dan Penanganan COVID-19 Kalimantan Selatan menyampaikan jumlah pasien COVID-19 di Kalimantan Selatan hingga Sabtu petang tidak ada penambahan masih tetap 179 sebagaimana data satu hari sebelumnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan, Pengendalian dan Penanganan COVID-19 Kalimantan Selatan HM Muslim di Banjarbaru mengatakan hingga Sabtu petang, kasus COVID-19 di Kalsel sebanyak 179 orang.

Baca juga: Kasus positif COVID-19 Kalsel capai 179 orang, 24 sembuh

Dari jumlah tersebut sebanyak 145 orang dalam perawatan, isolasi mandiri ataupun karantina khusus, 24 orang sembuh dan 10 orang meninggal.

"Hanya ada penambahan pada pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 14 orang, sehingga total PDP saat ini menjadi 34 orang," katanya.

Berdasarkan data sebaran orang dalam pemantauan (ODP), PDP dan COVID-19, PDP masing-masing kabupaten yaitu, Kabupaten Tanah Laut sebanyak 3 orang, Kotabaru kosong, Kabupaten Banjar sebanyak 4 orang, Barito Kuala sebanyak 1 orang.

Baca juga: Adaro serahkan bantuan tambahan APD dan ambulance

Selanjutnya, Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara dan Tabalong tidak ada PDP.

Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 3 orang, Balangan 2 orang, Kota Banjarmasin 19 orang dan Kota Banjarbaru 2 orang.

Sedangkan ODP sebanyak 1.234 orang yang tersebar pada 13 kabupaten dan kota di Kalsel.

Khusus Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang merupakan satu-satunya kabupaten masih dalam zona hijau COVID-19 mendapatkan pujian dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Baca juga: Empat penderita COVID-19 Kalsel sembuh sehingga total menjadi 20 orang

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin mengatakan, daerah HSU yang hingga kini tetap berada di zona hijau COVID-19, menjadi salah satu bukti keberhasilan dan kebersamaan pemerintah daerah, tim gugus tugas dan masyarakat dalam mencegah penyebaran pandemi COVID-19.

"Saya kagum dan bangga dengan kemampuan HSU dalam yang cepat mencegah masuknya pandemi corona dengan baik," katanya.

Baca juga: Satu keluarga di Banjarbaru positif COVID-19, salah satunya balita
 

Pewarta: Ulul Maskuriah
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

India buka 3700 obyek wisata, meski kasus COVID-19 dekati 700.000

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar