KBRI Seoul lakukan inovasi pelayanan publik di tengah COVID-19

KBRI Seoul lakukan inovasi pelayanan publik di tengah COVID-19

Pelayanan WNI di KBRI Seoul yang dilakukan pada Minggu (10/5/2020) dengan menerapkan sejumlah inovasi guna beradaptasi dengan pandemi COVID-19. (ANTARA/HO-KBRI Seoul)

Para WNI menyambut baik inovasi pelayanan yang diselenggarakan di hari Minggu, yang merupakan waktu berlibur bagi WNI di Korsel. WNI yang mayoritas merupakan pekerja migran, lebih leluasa untuk pergi ke KBRI tanpa perlu mengajukan cuti
Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul melakukan inovasi dalam memenuhi pelayanan konsuler, keimigrasian, konsultasi ketenagakerjaan dan kesehatan pada hari Minggu (10/5), dengan tetap mematuhi kebijakan setempat, guna  memenuhi kebutuhan publik dalam situasi normal baru di tengah pandemi COVID-19.

Dalam keterangan tertulis KBRI Seoul yang diterima di Jakarta, Senin, sebanyak 133 WNI telah mendapatkan pelayanan dari KBRI Seoul dan proses pelayanan menerapkan sistem pendaftaran secara daring guna memastikan para warga negara Indonesia mendapat pelayanan yang optimal dan cepat.

Sistem tersebut juga diterapkan guna memastikan jumlah orang yang datang dapat terkontrol dengan waktu pelayanan yang pasti, sehingga mencegah terjadinya penumpukan pengunjung. Langkah-langkah tersebut juga didukung dengan pelayanan yang dilaksanakan di tempat yang lebih luas dan menaati protokol kesehatan yang berlaku.

KBRI juga mengatur jarak antarindividu di ruang pelayanan, sejalan dengan protokol kesehatan dari Pemerintah Korea Selatan yakni ‘Everyday Life Quarantine’ (Karantina Kehidupan Sehari-hari), yang dicanangkan pada 22 April lalu.

Baca juga: Posko aju KBRI Seoul selesaikan misi perlindungan di Daegu
Baca juga: KBRI Seoul apresiasi pengiriman 13.000 masker dari ACT


Selain menerapkan kebijakan kesehatan pemerintah setempat, sistem tersebut juga mempersingkat waktu pelayanan yang menjadi tidak lebih dari 10 menit per orang.

“Para WNI menyambut baik inovasi pelayanan yang diselenggarakan di hari Minggu, yang merupakan waktu berlibur bagi WNI di Korsel. WNI yang mayoritas merupakan pekerja migran, lebih leluasa untuk pergi ke KBRI tanpa perlu mengajukan cuti,” demikian KBRI Seoul.

Sementara itu, pelayanan di hari kerja dilaksanakan dengan pengaturan jumlah pengunjung guna memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama.

Namun untuk dapat menjangkau lebih banyak lagi WNI yang membutuhkan pelayanan, KBRI Seoul meyakini pengaturan jumlah tersebut perlu diikuti dengan pelayanan di hari libur.

“KBRI Seoul akan terus memantau kebutuhan pelayanan publik bagi para WNI agar bisa tetap aktif dengan lebih sehat dan aman saat beraktivitas di tengah pandemi COVID-19,” demikian KBRI Seoul.

Baca juga: KBRI Seoul bantu proses pemulangan enam WNI ABK Lim Discoverer
Baca juga: Korsel pelonggar aturan pembatasan, dubes sampaikan pesan untuk WNI


Pewarta: Aria Cindyara
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

KBRI Seoul dampingi pemulangan 14 WNI ABK

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar