Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Amerika Serikat belum mengeluarkan jadwal resmi terkait dengan rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama ke Indonesia.

"Sejauh ini kita melihat pernyataan dari pejabat Gedung Putih yang menegaskan bahwa Presiden Obama tetap akan berkunjung ke Indonesia, hanya saja belum ada jadwal pastinya," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) Teuku Faizasyah dalam jumpa pers mingguan di Kantor Deplu, Jakarta, Jumat.

Faizasyah mengatakan, pemerintah AS kemungkinan baru akan mengumumkan jadwal kunjungan ke Indonesia tersebut beberapa minggu ke depan.

"Kita berharap pemerintah Amerika akan mengumumkan kunjungannya ke Indonesia," katanya.

Faizasyah yang juga kepala Biro Badan Administrasi Menlu (BAM) mengatakan, rencana kunjungan Presiden Obama tersebut sudah marak diberitakan berbagai media. Namun sejuah ini, belum ada jadwal resmi yang dikeluarkan Gedung Putih.

Juru Bicara Gedung Putih, Robert Gibbs seperti yang dikutip beberapa laman Internet mengatakan, kemungkinan besar Obama akan berkunjung ke Indonesia usai konferensi tingkat tinggi Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) yang akan digelar di Singapura November 2009.

Gibbs mengatakan, bom bunuh diri di kawasan Kuningan pada 17 Juli lalu tidak mengurungkan niat Presiden Obama untuk berkunjung ke Indonesia.

Menurut Faizasyah, Menlu Hassan Wiradjuda telah bertemu dengan Menlu Amerika Serikat Hillary Clinton di Phuket, Thailand, saat keduanya menghadiri pertemuan Forum Regional ASEAN (ARF) dan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN.

Namun, ia tidak menjelaskan apakah kedua menteri itu juga membicarakan rencana kunjungan Obama ke Indonesia.

Jubir Deplu itu mengatakan, pertemuan bilateral menlu Indonesia dan Amerika tersebut membicarakan tindak lanjut kerja sama bilateral kedua negara yang sudah disepakati.

Ia menambahkan empat menteri luar negeri negara sahabat yakni Selandia Baru, Korea Selatan, Amerika Serikat dan Sri Lanka memberikan ucapan selamat atas terselenggaranya pemilihan presiden di Indonesia saat bertemu dengan Melu RI Hassan Wiradjuda. (*)

Pewarta:
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2009