Bekasi (ANTARA News) - Susi Susanti, mantan pemain bulu tangkis putri terbaik dunia dari Indonesia berhasil memuaskan dahaga penonton yang tidak lagi melihat penampilannya di lapangan sejak beberapa tahun terakhir.

Dalam pertandingan eksibisi peresmian GOR Bulutangkis di Perumahan Mutiara Bekasi, Jabar, Minggu, Susi yang berpasangan dengan Elizabet Latief menang atas pasangan Verawati Fajrin/Rosiana Tendean dengan skor 21-11.

"Kita bermain ibarat melakukan reuni, kangen-kangenan sekaligus memberikan hiburan dan motivasi bagi warga perumahan yang menyaksikan," ujar Susi usai pertandingan didampingi suaminya Alan Budikusuma.

Pasangan Verawati Fajrin/Rosiana Tendean yang memegang servis pertama langsung mengambil poin pertama ketika sebuah pukulan silang Rosiana gagal dikembalikan Elizabet Latif.

Pasangan ini terus memimpin hingga 3-1, sebelum akhirnya dikunci dan diselesaikan dengan skor 11-4 untuk selanjutnya berpindah tempat.

Dalam pertandingan tersebut, seringkali terjadi adu pukulan dan pukulan silang yang cukup tajam dibarengi permainan net yang halus.

Penonton memberikan tepuk tangan tatkala bola-bola smes dari Elizabet Latif yang keras berhasil dikembalikan Verawati Fajrin dan reli baru berakhir ketika Susi melakukan pukulan kedutan hingga mengecoh Rosiana.

Dalam pertandingan yang disaksikan ratusan penonton tersebut, kedua pasangan berusaha untuk meraih poin demi poin melalui perjuangan keras. Bahkan raket Susi dan Elizabet saling berbenturan saat mengembalikan serangan lawan.

Susi terlihat masih bagus dalam stamina, pukulan kedutan dan permainan net, sedangkan Elizabet Latif masih memiliki pukulan bertenaga, namun kadangkala pengembaliannya masih tanggung.

Verawati, dari generasi sebelum Susi Susanti sudah mulai lamban dalam mengejar bola di depan net, sedangkan pukulannya masih bagus begitu juga dengan penempatan bola yang menyulitkan lawan.

Untuk Rosiana, masih memiliki stamina bagus dan pukulan keras, namun kontrol bola kadang tidak tepat hingga bola yang masih di dalam garis, dibiarkan begitu saja.

Pertandingan yang juga diisi dengan saling senyum tersebut akhirnya ditutup ketika pukulan silang Elizabet Latif dikembalikan oleh Rosiana Tendean namun tersangkut di net.

Usai pertandingan, Verawati menyatakan bermain hanya untuk melatih anak didiknya di klubnya di daerah Limo Depok.

"Untuk main hitung apalagi eksibisi sudah sangat jarang dilakukan. Paling main dengan sesama pebulutangkis pemula atau mendampingi atlet bulu tangkis tur ke berbagai daerah," ujarnya.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009