RSUD Tulungagung tetap buka pelayanan 24 jam selama Lebaran 2020

RSUD Tulungagung tetap buka pelayanan 24 jam selama Lebaran 2020

Ilustrasi pelqyanan medis di RSUD dr. Iskak Tulubgagung (Destyan Handri Sujarwoko)

Tidak ada libur, selama Lebaran, RSUD akan tetap melayani pasien 24 jam
Tulungagung, Jatim (ANTARA) - RSUD dr Iskak Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, memastikan pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan seluruh fasilitas pelayanan penunjang akan tetap beroperasi selama Lebaran 2020.

Kepala Seksi Informasi dan Pemasaran RSUD dr Iskak Mochamad Rifai, Jumat, menyatakan bahwa seluruh tim medis, khususnya tim kegawatdaruratan medis dan gugus-tugas penanganan COVID-19 akan tetap bertugas 24 jam melayani masyarakat.

Baca juga: Anggota DPR serahkan APD dan alat tes cepat ke RSUD Tulungagung

Kesiagaan 24 jam juga berlaku di seluruh fasilitas pelayanan penunjang rumah sakit, mulai dari laboratorium, farmasi, ambulans, fasilitas cathlab untuk penanganan kedaruratan medis pasien jantung, radiologi, IGD, pemulasaran jenazah, Public Service Centre , maupun pelayanan informasi dan pengaduan RSUD dr. Iskak.

Menurut Rifai, kesiapsiagaan pelayanan itu sejalan dengan komitmen RSUD dr Iskak sebagai rumah sakit daerah rujukan dalam menyelenggarakan layanan kesehatan secara prima dan berkelanjutan.

Baca juga: Lima pasien COVID-19 di Tulungagung sembuh dan boleh pulang

"Tidak ada libur, selama Lebaran, RSUD akan tetap melayani pasien 24 jam," kata Rifai menjelaskan.

Manajemen RSUD dr Iskak juga tak memberi izin cuti Lebaran bagi karyawannya, baik medis, paramedis maupun tenaga sipil penunjang lain selama libur Idul Fitri 1441 H.

Hal ini diberlakukan demi mendukung kebijakan untuk tidak mudik/tidak bepergian selama masa pandemi COVID-19.

Baca juga: Disambut bak pahlawan, warga Tulungagung sambut tenaga medis sembuh

Ada piket yang diberlakukan untuk seluruh karyawan dan tenaga medis yang selama ini bertugas di seluruh instalasi dan manajemen.

Menurut penjelasan Rifai, kebijakan itu diberlakukan demi mengantisipasi segala kemungkinan, misal terjadi keracunan massal, kasus-kasus besar dan masal yang membutuhkan jasa layanan medik lanjutan di rumah sakit, khususnya dalam penanganan kasus-kasus corona yang kini tengah mewabah.
.
Oleh karenanya, kalaupun ada karyawan yang pas jadwal libur Lebaran, misal pada tanggal 24-25 Mei, mereka sifatnya harus tetap 'stand by'. Siaga dan harus siap 'on call'," katanya.

Baca juga: 4 tenaga medis RSUD Tulungagung sembuh dari COVID-19

Untuk teknisnya, semua layanan semua sementara dialihkan ke fasilitas IGD (instalasi gawat darurat).

Di situ, dokter-dokter jaga telah dipersiapkan sesuai jadwal tugas masing-masing. Kecuali pada hari libur, seluruh dokter dan petugas layanan lain diwajibkan tetap bekerja seperti biasa melayani pasien. Hal ini untuk berjaga-jaga dari kemungkinan ada kejadian luar biasa

Selain itu, bagi pasien yg pada saat libur lebaran waktunya kontrol pihak rumah sakit menyiapkan satu poliklinik untuk semua kasus, hal ini dilakukan supaya pasien tetap mendapatkan obat obatan.

Baca juga: Enam PDP COVID-19 Tulungagung meninggal miliki riwayat kesehatan buruk

 

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kemenkes: Dana hasil rokok sebagai denda untuk pelayanan kesehatan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar