Cara aman lansia aktif di masa pandemi corona

Cara aman lansia aktif di masa pandemi corona

Ilustrasi lansia berolahraga (Pixabay)

Jakarta (ANTARA) - Para lansia atau mereka yang telah berusia lanjut tetap harus berolahraga sama seperti orang muda demi menjaga kesehatannya termasuk mencegah terinfeksi virus corona baru penyebab COVID-19.

Namun, menurut dokter spesialis rehabilitasi medik di poliklinik rehabilitasi medik RSUI, Tresia Fransiska U. Tambunan, perlu diperhatikan kondisi lansia itu, termasuk gangguan psiklogisnya.

"Lansia seringkali mengalami masalah, seperti gangguan mobilisasi, gangguan pernapasan, gangguan mental atau psikologis, serta gangguan saat beraktivitas sehari-hari," kata staf pengajar Departemen Rehabilitasi Medik Divisi Kardiorespirasi RSCM-FKUI itu dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Dia mengatakan, olahraga lansia harus mengedepankan prinsip aman, lalu selama pandemi COVID-19 bisa dilakukan di rumah.

Lansia juga perlu dijaga konsumsi makanan bergizi seimbangnya, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar bisa tetap hidup sehat dan mandiri.

Di sisi lain, dokter spesialis saraf di poliklinik saraf RSUI Pukovisa Prawiroharjo mengingatkan, seiring bertambahnya usia, seringkali muncul berbagai macam masalah kesehatan pada lansia, salah satunya gangguan memori.

Gangguan memori ini bisa dicegah dengan menjaga memori tetap aktif, salah satunya menyusun aktivitas di rumah yang tetap mengutamakan keamanan.

"Buat jadwal kegiatan yang rapi dan terencana, utamakan hobi yang bersifat aktif dan melibatkan keluarga atau sahabat, tetap memperhatikan aspek kesehatan, serta jangan lupa untuk tetap beribadah," kata Puko yang juga staf pengajar Departemen Neurologi RSCM-FKUI itu.

Puko juga mengingatkan, di tengah kondisi COVID-19 seperti saat ini, lansia perlu beradaptasi yakni mempelajari beberapa hal baru salah satunya belajar menurunkan risiko penularan.

"Misalnya dengan mempelajari aplikasi komunikasi audio dan video daring, menggunakan keuangan elektronik, gaya higienis baru, penyusunan menu bergizi, dan berkegiatan olahraga aerobik intensitas rendah dengan gerakan baru dan bervariasi," demikian kata dia.


Baca juga: Yang harus disiapkan sebelum melancong dengan lansia

Baca juga: Studi: olahraga aerobik perbaiki ingatan lansia

Baca juga: Memori pada lansia disebut ahli bisa ditingkatkan dengan olahraga

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar