Anti Hoax

Pesepeda di Monas meninggal akibat berolahraga dengan masker? Ini faktanya

Pesepeda di Monas meninggal akibat berolahraga dengan masker? Ini faktanya

Pesepeda menggunakan masker melintas di kawasan MH Thamrin, Jakarta, Sabtu (4/4/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.

Jakarta (ANTARA/JACX) - Akun Instagram @memoefriantto pada Minggu (31/5) memuat informasi yang menyebutkan seorang pesepeda tewas di Komplek Monumen Nasional (Monas), Jakarta, akibat menggunakan masker saat berolahraga.

Akun yang memiliki sekitar 58.200 pengikut di Instagram itu, dalam unggahannya, menyatakan pengunjung Monas meninggal karena kehabisan nafas saat menggowes sepedanya.

Selain narasi teks, disematkan pula video yang memperlihatkan seorang pria berbaju hitam, tengah terkapar di tanah dan tidak sadarkan diri. Pria tersebut tampak dikelilingi tiga orang rekannya.

Satu dari tiga orang tersebut terlihat sedang melakukan resusitasi jantung, cardiopulmonary resuscitation (CPR), pada pria yang tidak sadarkan diri itu. Sedangkan, rekan lainnya sesekali memeriksa denyut nadi pria berbaju hitam tersebut.

Hingga Minggu, unggahan itu telah disaksikan 13.324 kali dan mendapatkan 153 komentar.

Namun, benarkah pesepeda itu meninggal akibat berolahraga menggunakan masker?
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

info, semoga bermanfaat untuk para goeser. . Anak yg punya Bakmi Toko Tiga, namanya Henry, kmrn tewas di Monas. Keabisan nafas, gowes sambil pake masker ga kuat... Bersepeda jangan memakai masker.. Keterangan nya begini Menarik napas adalah mengambil 02 dari udara dan menghembuskan napas adalah mengeluarkan CO2 ke udara. Kelebihan kadar Co2 dalam tubuh adalah berbahaya. . Bersepeda adalah exercise apalagi bila cepat dan menanjak,kebutuhan 02 bertambah... frekwensi napas dan nadi meningkat. Apabila memakai masker akan terjadi rebreathing dalam arti ada CO2 yang terisap kembali yang lama2 mengakibatkan naik nya kadar CO2 dalam darah dan bisa mengakibatkan keracunan..salah satu gejalanya pusing dan mual. Dalam keadaan tidak latihan pk masker tidak akan apa apa....bisa saja terjadi sedikit kenaikan CO2 tapi tidak sampai terjadi keracunan Karena nya bersepeda zaman covid pergilah ke tempat yang sepi dan udaranya bersih. Masker tetap dibawa....dipakainya kalo istirahat atau ketemu teman. Selamat gowes . NB info ini belum dapat konfirmasi dari pihak terkait meninggal karena pakai masker atau penyakit bawaan, antisipasi aja #repost

Sebuah kiriman dibagikan oleh HOT NEWS (@memoefriantto) pada



Penjelasan:

Bedasarkan penelusuran Antara, didapatkan fakta bahwa peristiwa dalam video di Instagram itu berlangsung pada Senin (25/5), dan memang terjadi di kawasan Monas, Jakarta. 

Walau demikian, pesepeda itu bukan meninggal karena kehabisan nafas akibat menggunakan masker saat berolahraga, seperti yang dimuat dalam narasi unggahan akun @memoefriantto.

Kepala Kepolisian Sektor Gambir Ajun Komisaris Besar Kade Budiyarta menyatakan pria berinisial H itu meninggal karena serangan jantung.

“Itu sudah dipastikan oleh dokter. Keluarganya juga mengatakan dia (H) memang punya riwayat jantung. Mereka bingung kok informasi yang beredar seperti itu,” kata Kapolsek Gambir, sebagaimana dilansir dalam berita berjudul "Viral Pesepeda Meninggal di Monas, Polisi: Kena Serangan Jantung" yang disiarkan salah satu media nasional pada Sabtu (30/5).

Klaim: Pesepeda di Monas meninggal akibat berolahraga gunakan masker
Rating: Salah/Disinformasi

Baca juga: Tips cegah iritasi kulit saat menggunakan masker

Baca juga: Siap memasuki era normal baru, ini yang harus ada di tas

Pewarta: Tim JACX
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

COVID-19 tembus 81.668 kasus, Yurianto ingatkan penggunaan masker

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar