Liga Inggris

Kualifikasi ke Eropa tak akan pengaruhi proyek jangka panjang Everton

Kualifikasi ke Eropa tak akan pengaruhi proyek jangka panjang Everton

Manajer Everton Carlo Ancelotti saat mendampingi timnya menghadapi Leicester City dalam laga lanjutan Liga Inggris tanpa penonton di tengah pandemi COVID-19 di Stadion Goodison Park, Liverpool, Inggris, Rabu (1/7/2020). (ANTARA/REUTERS/POOL/Clive Brunskill)

Mencapainya adalah tugas sulit, tetapi kami harus tetap berjuang
Jakarta (ANTARA) - Manajer Everton Carlo Ancelotti menegaskan proyek jangka panjang yang dijalankan sejak ia tiba di klub itu tidak akan terpengaruh dengan terpenuhi atau tidaknya target memperoleh tiket kualifikasi ke kompetisi Eropa musim ini.

Everton belum pernah kalah sejak kompetisi dilanjutkan di tengah pandemi COVID-19 tetapi mereka masih tertahan di urutan ke-11 klasemen dengan koleksi 44 poin, tertinggal tiga poin di belakang Sheffield United yang menempati posisi ketujuh atau tempat terakhir kualfikasi Liga Europa.

Dalam laga pekan ke-33, Everton akan bertandang ke markas Tottenham Hotspur, yang juga bersaing untuk memperebutkan satu tiket ke kompetisi Eropa musim depan, pada Sabtu malam.

Baca juga: Tundukkan Leicester, Everton lanjutan torehan nirkalah di kandang

"Sangat penting bagi kami untuk bermain di Eropa," kata Ancelotti dalam jumpa pers pralaga dilansir Reuters, Sabtu dini hari WIB.

"Mencapainya adalah tugas sulit, tetapi kami harus tetap berjuang. Tampil di Eropa musim depan tidak akan mengubah proyek jangka panjang kami. Itu jelas akan membuat musim depan lebih rumit, mengingat kompetisi Eropa menguras lebih banyak tenaga," ujarnya menambahkan.

Everton terakhir kali tampil di Eropa pada 2017/18 ketika mereka hanya memainkan fase grup Liga Europa sebelum tersingkir.

Guna memenuhi target ke Eropa musim depan, Everton butuh kontribusi positif dari lini depannya.

Baca juga: Calvert-Lewin teken kontrak baru bersama Everton
Baca juga: Ancelotti berambisi boyong Bale dan James ke Everton


Dominic Calvert-Lewin merupakan penyerang tersubur Everton musim ini dengan koleksi 13 gol, tetapi sudah empat pertandingan terakhir mandul.

Kendati tak berkontribusi di papan skor, Ancelotti tetap mengapresiasi etos kerja penyerang berusia 23 tahun itu.

"Benar dia tidak mencetak gol, tetapi yang terpenting adalah etos kerjanya. Saya tidak pernah punya penyerang yang memiliki kontribusi pertahanan seperti dia," katanya.

"Saya sangat mengapresiasi itu dan tak jadi soal dia tak mencetak gol di beberapa pertandingan terakhir, sebab ia akan segera mencetak gol lagi," pungkasnya penuh keyakinan.

Baca juga: Mourinho pertanyakan mental pemain Tottenham
Baca juga: Farke tolak tawaran klub lain karena terlanjur sayang Norwich
Baca juga: FIFA selidiki transfer kepindahan Sebastian Haller ke West Ham

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Direksi TVRI patahkan alasan Dewas pecat Helmy soal tayangan asing

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar