Catur

Medina kalah dari Farid pada catur online SCUA

Medina kalah dari Farid pada catur online SCUA

Pantauan layar Youtube dwitarung catur online SCUA. ANTARA/ddn

Jakarta (ANTARA) - IM/WGM Medina Warda Aulia yang akan turun dalam kejuaraan dunia catur 2020 harus mengakui keunggulan IM Farid Firman Syah pada dwitarung catur online Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) yang berakhir Minggu.

Dalam dwitarung yang berlangsung empat babak selama dua hari itu, Medina menyerah dengan skor 1,5 - 2,5.

Pada hari pertama, Medina tertinggal 0,5 - 1,5 dari hasil sekali remis dan sekali kalah. Pada hari kedua, kedua pecatur berbeda jenis kelamin itu saling mengalahkan sehingga berbagi angka 1 -1.

Dwi tarung catur online SCUA ini adalah turnamen catur online pertama di Indonesia yang secara ketat menggunakan protokol federasi catur dunia (FIDE) untuk mencegah kecurangan.

Baca juga: Pecatur putri Sumsel ikuti turnamen daring untuk pertahankan performa
Baca juga: PB Percasi gelar turnamen catur online berhadiah Rp75 juta


Menurut wasit pertandingan, Heri Darmanto, salah satu upaya mencegah kecurangan adalah dengan memanfaatkan kamera zoom untuk mengawasi para pecatur yang bertanding.

"Ini yang pertama memakai protokol FIDE. Kita pake kamera zoom untuk mencegah adanya 'jin' dan 'joki'," kata Heri.

Menurut Ketua Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PB Percasi Kristianus Liem, dwitarung catur online SCUA ini merupakan upaya dari SCUA untuk mengisi kekosongan pertandingan catur offline akibat pandemi covid-19.

"Even ini bermanfaat buat mengisi masa ketika para pecatur tidak bisa bertanding secara offline, terutama untuk Medina yang masih ada program ikut kejuaraan dunia yang masih on schedule, belum ditunda. Rencananya 10 September dan kalau tuntas sampai 3 Oktober," kata Kristianus.

Sementara itu, Medina mengaku sangat senang dengan adanya dwitarung catur online SCUA ini karena bisa menjadi ajang latih tanding yang bermanfaat dalam program persiapannya mengikuti kejuaraan dunia.

"Even ini sangat berguna buat aku. Jadi kita bisa bertanding dengan even yang formal. Sehingga kita bisa lebih bersemangat," kata peraih medali emas SEA Games 2019 ini.

Di tengah hambatan pandemi covid-19, Medina mengatakan tetap melakukan persiapan diri untuk mengikuti kejuaraan dunia.

"Sejauh ini, aku tetap berlatih, terutama untuk memperbaiki kekurangan kekurangan aku di opening dan end game," kata Medina.

Berikut hasil akhir Dwitarung SCUA online 4 babak selama dua hari (4-5 Juli 2020):
1. IM Medina Warda Aulia 1.5 vs 2.5 Farid Firman Syah;
2. CM Aditya Bagus Arfan 2.5 vs 1.5 FM Agus Kurniawan;
3. As Thirof 2 vs 2 Fabian Mariano;
4. WFM Samantha Edithso 1 vs 3 Laysa Latifah;
5. Nayaka Budhidharma 1.5 vs 2.5 Putu Luhur Kusuma;
6. Helma Chinaya 2.5 vs 1.5 Nishfa Rahmah;
7. Yazid Pratama 2.5 vs 1.5 Veyron Saerang;
8. Nadya Wirawan 2 vs 2 Vega Clara Sinaga

Baca juga: Legenda catur Garry Kasparov bakal ikut kompetisi daring FIDE

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

BMKG ingatkan waspadai cuaca ekstrem di Kalteng

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar