Digitalisasi naikkan transaksi UMKM kuliner hingga 70 persen

Digitalisasi naikkan transaksi UMKM kuliner hingga 70 persen

Ilustrasi Dapur Bersama GoFood. (ANTARA/Gojek)

Jakarta (ANTARA) - Layanan jasa GoFood mengatakan mitra UMKM-nya rata-rata mengalami peningkatan transaksi sebesar 70 persen sejak bergabung dengan inisiasi layanan "Dapur Bersama GoFood".

Menurut keterangannya yang diterima pada Jumat, hal ini sejalan dengan inovasi baru Gojek untuk mengakselerasi pertumbuhan skala usaha UMKM kuliner.

"Gojek hadir menjadi mitra terbaik untuk pertumbuhan bisnis UMKM Indonesia. Kami konsisten memberikan solusi yang paling lengkap guna membantu pelaku UMKM beradaptasi di tatanan baru dan terus bertumbuh dengan memperluas pasar melalui proses digitalisasi," kata Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo.

Andre melanjutkan, fasilitas "Dapur Bersama GoFood" memberikan berbagai manfaat bagi mitra UMKM, antara lain mengurangi biaya sewa dan beban infrastruktur. "Dapur Bersama" menyediakan kebutuhan infrastruktur dapur dan utilitas dasar (drainase, saluran listrik dan pipa gas) sehingga mengurangi biaya sewa dan pemeliharaan bangunan.

Selanjutnya, mengurangi biaya operasional. Dengan basis delivery-only (hanya melayani pengantaran), secara keseluruhan biaya operasional dan sumber daya manusia menjadi lebih rendah dibandingkan operasional restoran dine-in (makan di tempat).

Menjaga arus kas karena tidak perlu bayar sewa di muka. Berbeda dari area komersial pada umumnya, mitra UMKM tidak perlu membayar sewa di muka setiap tahun, sehingga membantu menjaga kelancaran arus kas (cash flow).Pembayaran menggunakan sistem bagi hasil keuntungan.

Ekspansi bisnis minim modal dan risiko. Lokasi "Dapur Bersama" ditentukan berdasarkan big data transaksi GoFood, sehingga sesuai dengan permintaan pasar. UMKM bisa melakukan ekspansi ke wilayah-wilayah baru sehingga menjadi lebih dekat dengan konsumen dengan risiko dan modal yang relatif lebih rendah.

Sejak diluncurkan pada Oktober 2019, "Dapur Bersama GoFood" kini beroperasi di 27 lokasi di 3 wilayah di Indonesia (Jabodetabek, Bandung, dan Medan). Kapasitas saat ini telah mencapai sekitar 250 outlet usaha kuliner dan 80 persen merupakan UMKM.

"Dapur Bersama GoFood" juga konsisten memberlakukan protokol keamanan dan menerapkan standar kebersihan dan kesehatan dalam mengelola makanan mengikuti Panduan BPOM.

Baca juga: Menteri Teten Masduki apresiasi konsep "Dapur Bersama GoFood"

Baca juga: GoFood manfaatkan "Dapur Bersama" untuk bantu lebih banyak UMKM

Baca juga: GoFood catat peningkatan transaksi 20 persen pada masa pandemi

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ojol beroperasi, ini prosedur kesehatan Gojek dan Grab

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar