Kamboja konfirmasi 15 kasus baru COVID-19 impor

Kamboja konfirmasi 15 kasus baru COVID-19 impor

Para penumpang MS Westerdam, kapal pesiar yang terombang-ambing di lautan setelah ditolak merapat di lima negara atas kekhawatiran ada yang mengidap virus corona di kapal itu, terlihat di Sihanoukville, Kamboja, Jumat (14/2//2020). ANTARA/REUTERS/Soe Zeya Tun/tm/am.

Phnom Penh (ANTARA) - Kamboja pada Minggu mengonfirmasi 15 kasus baru COVID-19 impor sehingga menambah jumlah total kasus di negara itu menjadi 156, menurut pernyataan kementerian kesehatan.

Semua kasus baru berkaitan dengan pria-pria Kamboja berusia 21-33 tahun, bunyi pernyataan tersebut, yang menambahkan bahwa mereka semua baru pulang dari Arab Saudi pada Jumat (10/7) dan transit di Malaysia.

"Mereka terbukti positif COVID-19 pada (Sabtu) dan saat ini menjalani perawatan di Pusat Kesehatan Chak Angre di Phnom Penh selatan," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Kamboja, Or Vandine, melalui pernyataan.

Ia menambahkan bahwa seluruh 79 penumpang lainnya, termasuk 78 warga Kamboja dan satu warga Malaysia, menjalani karantina wajib selama 14 hari di berbagai pusat karantina.

Hingga kini, di negara Asia Tenggara total ada 156 kasus COVID-19 dengan 133 pasien sembuh dan 23 pasien masih dirawat di rumah sakit, kata Vandine.

Sumber: Xinhua

Baca juga: Nihil kasus baru corona 12 hari, Kamboja minta warganya tetap waspada

Baca juga: PM Kamboja perintahkan penutupan kasino saat kasus corona meningkat

Baca juga: Kamboja laporkan kasus pertama warganya terkena COVID-19


 

Pakar jelaskan potensi penularan COVID-19 lewat udara

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar