Partisipasi anak penting dalam penanganan COVID-19

Partisipasi anak penting dalam penanganan COVID-19

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga dalam tangkapan layar akun Youtube Forum Anak Nasional saat menayangkan audiensi dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang diikuti di Jakarta, Selasa (14/7/2020). (ANTARA/Dewanto Samodro)

kebijakan yang diambil benar-benar memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak
Jakarta (ANTARA) - Partisipasi anak dalam penanganan pandemi COVID-19 sebagai hal penting karena mereka salah satu kelompok rentan yang penting dilindungi dari penularan virus itu, kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga.

"Anak memiliki kebutuhan yang spesifik. Tidak ada jalan terbaik untuk memahami persepsi mereka terhadap pandemi COVID-19 selain mendengar aspirasi mereka," kata dia dalam audiensi Forum Anak dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto secara daring yang diikuti di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan dalam audiensi tersebut anak-anak ingin menyampaikan pandangan dan aspirasi mereka kepada Menteri Kesehatan Terawan.

Hal itu, katanya, sekaligus akan menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak.

Menurut Bintang, bimbingan dari Menteri Kesehatan Terawan akan bermanfaat bagi anak-anak untuk meningkatkan kewaspadaan dan apa yang harus dilakukan agar tetap sehat di tengah keterbatasan selama pandemi COVID-19.

Baca juga: Save The children harap anak diberikan partisipasi kendalikan COVID-19

Ia mengatakan Forum Anak menjalankan peran sebagai pelopor dan pelapor, yang diharapkan menjadi agen yang memelopori upaya perlindungan anak di lingkungannya serta menjadi pelapor mengenai hal-hal yang menghambat upaya pemenuhan hak anak.

"Selama pandemi COVID-19, Forum Anak didampingi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah melakukan berbagai kegiatan daring untuk memberikan alternatif kegiatan positif bagi anak Indonesia," tuturnya.

Dari berbagai kegiatan yang dilakukan, ada satu kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun, yaitu penyusunan Suara Anak Indonesia yang akan dibacakan di hadapan Presiden pada puncak peringatan Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli.

"Suara Anak Indonesia itu akan diteruskan kepada pihak-pihak terkait sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan maupun kebijakan, agar kebijakan yang diambil benar-benar memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak," katanya.

Baca juga: Pemerintah pastikan pemenuhan hak anak saat pandemi COVID-19
Baca juga: Menteri PPPA: "Kamu Pahlawanku" beri pemahaman COVID-19 pada anak

Pewarta: Dewanto Samodro
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar