Jakarta (ANTARA News) - Pelatih Kuwait Goran Tufegdzic meminta para pemainnya untuk menjaga penampilan saat tandang ke Jakarta pekan depan setelah menang 2-1 atas Indonesia dalam lanjutan pertandingan kualifikasi Piala Asia 2011 Grup B di Kuwait City, Sabtu waktu setempat (Minggu WIB).

Penyerang Indonesia, Bambang Pamungkas mencetak gol dengan tandukkannya di menit 33 namun di babak kedua, mampu disamakan oleh Bader Al Motawaa lewat gol penaltinya.

Bader kembali menambah gol untuk kemenangan Kuwait. Kedudukan menjadi 2-1.

"Saya puas dengan penampilan pemain dan saya yakin dengan kemenangan ini," katanya dikutip dari situs resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

"Saya berharap bahwa kami mampu menjaga penampilan baik ini dan saya yakni kami akanmendapat hasil yang bagus di Jakarta pada Rabu mendatang seperti kami dapatkan waktu melawan Australia (Kuwait menang 1-0 di Canberra)."

Menurut dia, tim harus berupaya lebih dalam setiap pertandingan jika timnas ingin lolos ke putaran final.

"Hal yang terpenting bahwa kami merebut tiga angka malam ini dan berharap kami akan mengulangya di pertandingan tandang nanti," katanya.

Kuwait yang mendominasi permainan ini dengan memiliki sejumlah peluang di bandingkan Indonesia yang mengandalkan serangan balik.

"Kami kehilangan banyak peluang di babak pertama dan demikian juga di babak kedua, bahkan lebih banyak jika kami mampu mencetak gol dari peluang-peluang itu," katanya.

"Gol Indonesia cukup memberikan kejutan buat kami dalam 30 menit dimana kami mendominasi permainan, tapi Indonesia berhasil mencetak gol dari satu kali kesempatan," katanya.

"Pada pertengahan babak saya meminta pemain untuk kosentrasi dan tenang. Saya memasukkan Mohamad Jarragh untuk meningkatkan lini tengah, dan setelah itu kami memiliki kesempatan untuk mencetak gol dan meraih target kami," katanya.

Sementara itu, pelatih Indonesia, Benny Dollo senang dengan penampilan para pemainnya terbukti mampu memberikan perlawanan walaupun sempat terkendala dalam stamina usai perjalanan dari Jakarta.

"Kami bermain bagus malam ini," katanya.

"Para pemain menampilkan komitmen besar terutama ketika kami memimpin. Bagaimanapun, semua tidak berjalan seperti rencana kami karena kurangnya kebugaran,"

"Penampilan kami turun di babak kedua ketika pemain mulai lelah dan ini terlihat jelas. Alasan utama untuk ini adalah karena perjalanan panjang dari Indonesia dan adanya perbedaan waktu," katanya.

Dari hasil ini, Indonesia berada di posisi buncit klasemen tanpa kemenangan dari tiga kali pertandingan tapi Benny Dollo menolak untuk menyerah untuk peluang dapat lolos ke putaran final Piala Asia 2011 ini.

"Kesempatan kami masih terbuka, jika kami ingin lolos ke putaran final Piala Asia, kami tak boleh lagi kehilangan poin di pertandingan sisa," katanya. Pertandingan selanjutnya, Indonesia akan menjamu Kuwait di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Rabu (18/11).(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009