Interpretasi mimpi Valentino melalui pertunjukan busana serupa sirkus

Interpretasi mimpi Valentino melalui pertunjukan busana serupa sirkus

Direktur Kreatif Rumah Mode Valentino, Pierpaolo Piccioli tampil bersama para model di akhir pertunjukkan untuk koleksi Couture Fall 2020 secara semi - digital pada Selasa (21/7) malam waktu setempat di Cinecittà Studios, Roma. (ANTARA/HO Valentino)

Jakarta (ANTARA) - Rumah mode Valentino menutup kalender mode adibusana dengan menggelar pagelaran busana untuk musim gugur 2020 (Fall 2020 Couture berjudul "The Performance: of Grace and Light" pada Selasa (21/7) malam waktu setempat di Cinecittà Studios, Roma.

Pagelaran busana digital - semi fisik yang menyerupai pertunjukan teater sekaligus sirkus itu mengusung nuansa monokromatik dengan latar kosong yang sangat gelap.
Para model memamerkan karya rumah mode Valentino untuk koleksi Couture Fall 2020 secara semi - digital pada Selasa (21/7) malam waktu setempat di Cinecittà Studios, Roma. (ANTARA/HO Valentino)


Dalam pernyataannya, Direktur Kreatif Valentino, Pierpaolo Piccioli 16 look yang ditampilkan dalam pagelaran busananya kali ini merupakan respon terhadap keadaan sulit akibat lockdown serta pandemi COVID-19.

"Saya tidak ingin merasakan keterbatasan. Couture (adibusana) dibuat untuk memuaskan emosi dan mimpi," katanya.

Baca juga: Dior buat versi miniatur koleksi adibusana Autumn/Winter2020

Baca juga: Ada "aroma" Lady Gaga di parfum terbaru Valentino

 
Para model memamerkan karya rumah mode Valentino untuk koleksi Couture Fall 2020 secara semi - digital pada Selasa (21/7) malam waktu setempat di Cinecittà Studios, Roma. (ANTARA/HO Valentino)
 
Para model memamerkan karya rumah mode Valentino untuk koleksi Couture Fall 2020 secara semi - digital pada Selasa (21/7) malam waktu setempat di Cinecittà Studios, Roma. (ANTARA/HO Valentino)


Pagelaran busana ini tidak disertai panggung pagelaran busana, karena para model memamerkan karya Valentino sambil bergelantungan, menghadirkan sensasi pertunjukan serupa sirkus.

Beberapa model bahkan berayun-ayun di trapeze dengan gaun-gaun yang sangat panjang sehingga menjuntai ke lantai.

Dalam koleksi kali ini, Valentino hanya menggunakan warna putih. Gaun-gaun berwarna putih yang surealis itu kemudian berubah warna dan motif akibat proyeksi laser dan permainan cahaya yang menginterpretasikan mimpi indah.
 

Baca juga: Giliran label mewah Capri dan Valentino tutup toko akibat virus corona

Baca juga: Jackson GOT7 resmi luncuran merek fesyen sendiri

Baca juga: Renda tradisional Rusia yang monokromatik di tangan Ulyana Sergeenko

Pewarta: Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Aceh harus rebut pasar busana Muslim

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar