Argentina fokuskan penguncian COVID-19 di Ibu Kota Buenos Aires

Argentina fokuskan penguncian COVID-19 di Ibu Kota Buenos Aires

Petugas pembersih menyemprotkan disinfektan di pintu masuk kereta bawah tanah saat warga mengantre untuk memasuki pusat transfer Constitucion, salah satu yang terpenting di kota, sebagai langkah menanggulangi penyebaran virus COVID-19 di Buenos Aires, Argentina, Kamis (19/3/2020). ANTARA/REUTERS/Matias Baglietto/am.

Buenos Aires (ANTARA) - Pembatasan COVID-19 di Argentina diperpanjang hingga 30 Agustus, kata Presiden Alberto Fernandez, Jumat (14/8), dan menegaskan bahwa penguncian akan berfokus di sekitar Ibu Kota Buenos Aires.

Pembatasan sosial terkait COVID-19 saat ini, yang lebih dilonggarkan di daerah bukan padat penduduk, akan berakhir pada Minggu.

"Obat satu-satunya yang kami temukan sejauh ini adalah membatasi mobilitas warga dan pertemuan tatap muka sebanyak mungkin," kata Fernandez.

"Rencana itu berhasil dan efektif, namun selalu ada risiko."

Argentina sejauh ini mengonfirmasi 276.072 kasus COVID-19, termasuk 5.428 kematian.

Negara tersebut mulai memberlakukan penguncian pada 20 Maret.

Argentina dan Meksiko akan memproduksi vaksin COVID-19 buatan AstraZeneca untuk sebagian besar Amerika Latin.

Peluncuran vaksin diperkirakan pada kuartal pertama, kata Fernandez.

Sumber: Reuters

Baca juga: Argentina perpanjang "lockdown" di Buenos Aires

Baca juga: Brazil, Argentina catat rekor harian kasus COVID-19

​​​​​​​
Baca juga: Argentina dan Meksiko setujui produksi vaksin COVID-19 AstraZenec
​​​​​​​

 

Para dokter di Argentina kumpulkan plasma darah untuk pasien COVID-19

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar