Positif COVID-19 di DKI Jakarta bertambah 637

Positif COVID-19 di DKI Jakarta bertambah 637

Sejumlah warga bercengkerama di seberang Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (24/3/2020). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.)

Jakarta (ANTARA) - Kasus positif infeksi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di DKI Jakarta pada Ahad bertambah sebanyak 637 sehingga total di Ibu Kota menjadi 33.636 kasus atau bertambah dari sebelumnya sejumlah 32.999.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, pertambahan sebanyak 637 kasus ini lebih tinggi dibandingkan pertambahan pada Sabtu (22/8) 601 kasus, Kamis (20/8) 595 kasus, Rabu (19/8) 565 kasus, Selasa (18/8) 505 kasus, Senin (17/8) 538 kasus dan pada Ahad (16/8) sebanyak 518 kasus.

Namun pertambahan kasus pada Ahad ini lebih rendah dibanding penambahan pada Jumat (21/8) sebanyak 641 dan Sabtu (8/8) sejumlah 721 kasus yang merupakan rekor peningkatan kasus tertinggi selama pandemi COVID-19 di Jakarta.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menerangkan bahwa penambahan 637 kasus COVID-19 ini adalah dari hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) pada 6.255 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 5.122 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 637 positif dan 4.485 negatif. Dari 637 kasus tersebut, 125 kasus baru hari ini adalah data hari sebelumnya yang baru dilaporkan.

"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 52.034. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 41.251," katanya.

Baca juga: Disparekraf DKI Jakarta izinkan 13 kegiatan di masa PSBB Transisi
Baca juga: Sebagian insentif bagi tenaga kesehatan cair pekan depan
Pesepeda melintas di dekat papan informasi tentang jumlah warga terpapar COVID-19 di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2020). Papan informasi itu menjadi salah satu bentuk kampanye baru untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya virus corona baru (COVID-19). ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj. 

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan sampai 22 Agustus 2020 sudah ada 682.059 sampel (sebelumnya 675.804 sampel) yang telah diperiksa dengan tes PCR untuk mengetahui jejak COVID-19 di lima wilayah DKI Jakarta lewat 54 laboratorium.

Dwi menjelaskan jumlah kasus aktif yang terpapar penyakit pneumonia akibat virus corona jenis baru itu di Jakarta saat ini sebanyak 8.962 orang (sebelumnya 9.031 orang) yang masih dirawat/isolasi.

Jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta pada Ahad ini sebanyak 33.636 kasus (sebelumnya 32.999 kasus) dan 23.567 orang dinyatakan telah sembuh (hari sebelumnya 22.228 orang).

Sedangkan 1.107 orang (sebelumnya 1.091) meninggal dunia. Dalam persentase, tingkat kesembuhan di Jakarta adalah 70,1 persen (sebelumnya 69,3 persen) dan tingkat kematian 3,3 persen (sama seperti sebelumnya).

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Operasi Ketupat Semeru 2021 ikut hadang varian baru virus corona

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar