Cianjur (ANTARA News) - Seorang siswi salah satu SMA negeri di Cianjur, Jawa Barat, tertipu pesan pendek yang masuk ke telepon selular miliknya, sehingga kehilangan jutaan rupiah.

Dalam pesan tersebut, Van siswa SMA itu disebutkan memenangkan undian "point plus plus" puluhan juta rupiah. Namun untuk mendapatkan hadiah tersebut, ia diharuskan mengirim sejumlah uang.

Informasi dihimpun, Rabu, menyebutkan peristiwa yang membuat Van tertipu itu,berawal ketika mendapat SMS dari pelaku yang isinya menyebutkan bahwa korban telah memenangkan undian "point plus plus."

Merasa penasaran dengan pemberitahuan itu, ia mencoba menghubungi nomor yang muncul di layar telepon selularnya itu. Belum sempat berbicara banyak pulsa ponselnya habis.

Namun selang beberapa saat, pelaku langsung menelpon korban. Dalam pembicaraan tersebut, pelaku menyuruh korban agar segera mengirim nomor rekening.

Kemudian dilanjutkan, ke ATM mendaftar E Banking dan SMS Banking sebagai syarat mendapatkan hadiah.

"Saya disuruh, memasukkan nomor digit yang diberikan pelaku disertai nomer Pin-nya. Saya menuruti semuanya," kata siswi berparas cantik itu.

Namun, setelah proses tersebut selesai, ternyata keluar slip ATM yang isinya laporan, bahwa, ia telah mengirim uang ke bank lain sebesar Rp 6.152.246.

"Saya baru sadar, kalau saya menjadi korban penipuan, setelah memberitahukan ke orang tua, saya langsung lapor ke Polres Cianjur," ucapnya sambil mengusap air mata yang keluar.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Yudianto Adhi Nugroho, membenarkan telah menerima laporan penipuan melalui pesan singkat di ponsel itu.

"Modus penipuan melalui SMS sudah sering terjadi dengan iming iming memenangkan undian. Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati bila mendapat pemberitahuan telah memenangkan undian," tegasnya.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010