Jakarta (ANTARA News) - Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan keributan antara Brigjen (Purn) Herman Sarens Sudiro dengan anggota TNI sudah ditangani Polsek Serpong dan Polres Metro Tangerang Kabupaten.

"Sekarang sudah ditangani polisi Tangerang," kata Edward di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin.

Edward mengungkapkan pihaknya hanya mengetahui ada keributan kecil, seperti tindakan tarik-menarik antara jenderal bintang tiga itu dengan anggota TNI, namun tidak ada penembakan.

Edward menjelaskan awalnya Herman menolak anggota Polisi Militer (PM) TNI Kodam Jaya yang akan menjemput dirinya untuk menjadi saksi pada persidangan dugaan penggelapan aset milik TNI.

Kadivhumas menyatakan Herman menolak pemanggilan itu dengan alasan sudah pensiun sebagai anggota TNI dan menjadi masyarakat sipil sehingga harusnya polisi yang menjemputnya.

Sebelumnya, sekitar delapan anggota TNI mendatangi kediaman Herman Sarens Sudiro di kawasan Taman Telaga Golf, Bumi Serpong Damai, Kota Tangerang Selatan, Senin (18/1).

Anggota PM itu diduga akan menggeledah rumah Herman terkait dengan dugaan penggelapan aset TNI yang dilakukan salah satu jenderal tersebut dan upaya pemanggilan paksa untuk menjalani sidang di Mahkamah Militer (Mahmil).

Saat penggeledahan itu, pihak keluarga Herman menghubungi pihak kepolisian untuk pengamanan, namun pihak POM Kodam Jaya juga meminta kepolisian untuk mengamankan situasi di rumah Herman.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010