Satu keluarga di Sultra meninggal akibat positif COVID-19

Satu keluarga di Sultra meninggal akibat positif COVID-19

Ilustrasi - Sampel darah yang terindikasi positif virus corona. ANTARA/Shutterstock/am. (.) (ANTARA/Harianto)

Anaknya, ENI (54) merupakan dosen di salah satu perguruan tinggi di Kendari
Kendari (ANTARA) - Satu keluarga terdiri ayah, ibu dan anak di Provinsi Sulawesi Sulawesi Tenggara dinyatakan meninggal dunia akibat terkonfirmasi positif corona virus disease atau COVID-19.

Juru Bicara (Jubir) Satgas COVID-19 Sultra, La Ode Rabiul Awal di Kendari, Kamis, mengatakan ketiganya meninggal di Rumah Sakit Bahtermas Kendari dalan waktu yang berbeda dan merupakan warga Kota Kendari.

"Meninggal pertama anaknya berinisial ENI (54) pada Minggu (30/8/) pukul 13.30 Wita. Kemudian disusul sang ayah berinisial NT (77) pada Selasa (1/9/) pukul 08.45 Wita. Terakhir ibunya atau istri NT, meninggal Kamis (3/9/) pukul 04.30 Wita subuh tadi," kata Rabiul.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Sultra meninggal bertambah jadi 31 orang

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Sultra bertambah delapan jadi 908 orang


Rabiul mengatakan, ibunya yang meninggal paling terakhir dirawat terlebih dahulu pada (28/8). "Anaknya, ENI (54) merupakan dosen di salah satu perguruan tinggi di Kendari kemudian dua hari berikutnya ayahnya NT."

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulawesi Tenggara ini juga menjelaskan bahwa ketiga pasien tersebut masuk ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Bahteramas dalam waktu tidak bersamaan.  Ibunya masuk (28/8) pukul 22.30 Wita, anaknya masuk (29/8) pukul 09.20 Wita, ayahnya (31/8/) pukul 12.00 Wita.

"Hasil rapid test nya (tes cepat COVID-19) ketiga pasien itu reaktif. Hasil uji usap positif dan hasil rontgen (ada) pneumonia," jelas Rabiul.

Berdasarkan data dari Gugus Tugas COVID-19 Sultra hingga Kamis, 3 September 2020 pukul 10.00 Wita, tercatat total total kasus meninggal dunia menjadi 33 orang, kasus konfirmasi positif COVID-19 1.623 orang, dinyatakan sembuh 1.092 orang dan yang tengah menjalani perawatan atau isolasi mandiri sebanyak 499 orang.

Adapun rincian ke-33 orang kasus meninggal di Sultra di antaranya Kota Kendari jadi 15 orang, Kabupaten Muna dua orang, Buton empat orang, Kolaka satu orang, Kolaka Utara dua orang, Kota Baubau enam orang, Buton Selatan satu orang dan Kabupaten Konawe Selatan dua orang.

Baca juga: Polda Sultra ajak warga jaga kondusif dan patuh protokol kesehatan

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 di Sultra bertambah jadi 884 orang

 

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar