Saham Tokyo ditutup lebih rendah karena aksi ambil untung

Saham Tokyo ditutup lebih rendah karena aksi ambil untung

Pejalan kaki memakai masker pelindung wajah menyusul wabah penyakit virus corona (COVID-19) tercermin pada layar yang menampilkan harga-harga saham di luar sebuah broker di Tokyo, Jepang. ANTARA/REUTERS/Issei Kato/am.

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa, karena penguatan yen terhadap dolar AS.

Kenaikan pasar ke tingkat tertinggi tujuh bulan sehari sebelumnya juga mendorong investor mengunci keuntungan daripada mengejar kenaikan lebih lanjut.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) merosot 104,41 poin atau 0,44 persen, dari tingkat penutupan Senin (14/9/2020), menjadi mengakhiri perdagangan di 23.454,89 poin. Sehari sebelumnya, Nikkei 225 terangkat 152,81 poin atau 0,65 persen menjadi 23.559,30 poin. Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 10,26 poin atau 0,62 persen, menjadi berakhir pada 1.640,84 poin. Indeks Topix bertambah 14,46 poin atau 0,88 persen menjadi 1.651,10 poin pada penutupan perdagangan Senin (14/9/2020).

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan besi dan baja, transportasi udara serta pertambangan termasuk diantaranya yang mengalami penurunan paling banyak pada penutupan perdagangan.

Baca juga: Saham Tokyo dibuka lebih rendah karena aksi ambil untung investor
Baca juga: Saham Tokyo menguat, ditopang kenaikan saham SoftBank Group
Baca juga: Saham Tokyo dibuka naik dipicu harapan keberlanjutan kebijakan ekonomi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar