Saham Tokyo dibuka melemah, kenaikan yen kirim eksportir lebih rendah

Saham Tokyo dibuka melemah, kenaikan yen kirim eksportir lebih rendah

Pejalan kaki memakai masker pelindung wajah menyusul wabah penyakit virus corona (COVID-19) tercermin pada layar yang menampilkan harga-harga saham di luar sebuah broker di Tokyo, Jepang, 17 Maret 2020. (ANTARA/Reuters/Issei Kato)

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) kehilangan 68,52 poin atau 0,29 persen, dari penutupan Rabu (16/9/2020), ...
Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo dibuka melemah pada perdagangan Kamis pagi, ketika Federal Reserve AS semalam mengindikasikan bahwa kebijakan suku bunga nolnya akan menjadi kebijakan yang panjang, dan yen menguat terhadap dolar AS mengirim saham-saham eksportir lebih rendah.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) kehilangan 68,52 poin atau 0,29 persen, dari penutupan Rabu (16/9/2020), menjadi diperdagangkan di 23.407,01 poin. Sehari sebelumnya, Nikkei 225 naik tipis 20,64 poin atau 0,09 persen menjadi 23.475,53 poin.

Baca juga: Saham Tokyo naik tipis, investor tunggu kabinet di bawah PM baru

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo sedikit berkurang 1,03 poin atau 0,06 persen, menjadi diperdagangkan di 1.643,32 poin. Indeks Topix menguat tipis 3,51 poin atau 0,21 persen menjadi 1.644,35 poin pada akhir perdagangan Rabu (16/9/2020).

Baca juga: Saham Inggris berbalik melemah, indeks FTSE 100 terpangkas 0,44 persen

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan angkutan darat dan udara, serta alat angkut merupakan yang paling diuntungkan pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar