Pjs Bupati Sintang ajak ASN jaga netralitas pada Pilkada 2020

Pjs Bupati Sintang ajak ASN jaga netralitas pada Pilkada 2020

Pelantikan Pjs Bupati Sintang oleh Gubernur Kalbar (ANTARA/Istimewa)

Pontianak (ANTARA) - Penjabat sementara (Pjs) Bupati Sintang Flotentinus Anum mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga netralitas pada Pilkada Sintang 2020.

"Tugas kami yang diamanahkan sebagai Pjs Bupati Sintang memfasilitasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sintang dan menjaga netralitas ASN. Jadi saya minta dan mengajak ASN di Sintang untuk bersama menjaga netralitas," ujar Florentinus Anum di Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu.

Ia menambahkan penting dalam Pilkada 2020 untuk terus menjaga ketertiban dan keamanan sehingga baik proses demokrasi, pembangunan daerah maupun upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa terealisasi.

"Faktor keamanan dan ketertiban dalam pembangunan sangat penting. Nah, dalam Pilkada 2020 ini proses demokrasi penting kita ciptakan dan jaga ketertiban dan keamanan. Untuk itu koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak yang telah baik akan terus kita maksimalkan dan tingkatkan untuk Sintang aman dan tertib," kata dia.

Baca juga: Gubernur Sutarmidji tekankan Pjs Bupati harus netral dalam Pilkada

Ia juga mengajak masyarakat atau pihak mana pun bersama menyukseskan Pilkada 2020.

"Tugas kita bersama untuk mewujudkan pilkada yang bermartabat, berjalan lancar, aman dan tertib," katanya.

Sementara dalam tugas lainnya, sebagai Pjs Bupati Sintang Anuk siap memimpin urusan pemerintah yang menjadi kewenangan daerah berdasarkan ketentuan perundang-undangan dan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD Sintang.

"Termasuk juga dalam pembahasan raperda, pengisian pejabat dan lainnya, kewenangan saya sudah diatur dan siap menjalankan tugas yang sudah ada," katanya.

Terkait pengendalian dan pencegahan pandemi COVID-19, dirinya yang secara otomatis juga diberikan amanah untuk memimpin Satuan Tugas berkomitmen bersama para pihak untuk mengendalikan penyebaran virus corona.

"Ini pekerjaan dan tugas bersama kita untuk mengendalikan dan mencegah COVID-19. Saya mengajak semua pihak untuk terapkan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, dan jaga jarak sosial," kata dia.

Baca juga: Kapolda optimistis Pilkada Serentak 2020 di Kalbar aman dan damai

Florentinus Anum sebelumnya merupakan Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar.

Pada Sabtu (26/9) Gubernur Kalbar Sutarmidji melantik empat Pjs Bupati di Kalbar dalam rangka mengisi posisi jabatan bupati yang menggelar Pilkada 2020.

Adapun nama-nama yang dilantik oleh Gubernur Kalbar, yakni Syarif Kamaruzaman sebagai Pjs Bupati Sambas, Florentinus Anum sebagai Pjs Bupati Sintang, Linda Purnama sebagai Pjs Bupati Melawi, dan Sri Jumiadati sebagai Pjs Bupati Sekadau, di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar.

Dalam sambutannya, Sutarmidji memberikan perhatian khusus kepada empat Penjabat Sementara Bupati tersebut untuk tetap menjaga netralitas selama proses pilkada dan menekankan agar seluruh ASN untuk tidak memihak salah satu pasangan calon pada Pilkada 2020.

“Betul-betul tempatkan diri saudara pada posisi yang netral se-netral-netralnya. Saya tidak mau pengangkatan ini dikaitkan isu suku, golongan, tapi berbicara kebutuhan untuk Kalbar. Kebutuhan untuk pilkada yang betul-betul netral. Saya minta ini betul-betul diperhatikan. Upayakan tidak berinteraksi dengan Bupati yang cuti,” kata Gubernur Kalbar, Sutarmidji.

Baca juga: Gubernur Kalbar ingatkan KPU untuk transparan dalam pilkada serentak

Dia meminta para Pjs yang dikukuhkan untuk dapat bertindak netral dalam Pilkada 2020.

“Saya tidak mau ada Pjs yang berpihak pada pasangan calon. Tugas Pjs adalah memfasilitasi pilkada dan melaksanakan pemerintahan selama bupati cuti,” tuturnya.

Ia mengingatkan para Pjs agar tidak berinteraksi dengan tim sukses dari calon manapun.

"Tugas Pjs adalah menjalankan pemerintahan dan memfasilitasi pelaksanaan pilkada, bukan memfasilitasi para calon," katanya.

Pewarta: Dedi
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

KPU Sintang simulasi pencoblosan dan penghitungan suara

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar