Kawasan Kuta, Bali (ANTARA News) - Walau Bandar Udara Internasional baru dinyatakan tertutup dari seluruh aktivitas pada pukul 06.00 WITA Rabu (16/3), namun sejumlah kegiatan yang biasanya masih dilakukan dalam keseharian, perlahan-lahan mulai menyurut.

Sebagaimana disaksikan ANTARA, di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Senin malam, toko-toko dan rumah makan serta aktivitas antar dan jemput di Terminal Kedatangan ataupun Terminal Keberangkatan dalam dan luar negeri, juga mulai sepi.

Menurut Dedi, seorang petugas keamanan PT Angkasa Pura I Bandar Udara Ngurah Rai, hal seperti itu nyaris selalu terjadi setiap menyambut Hari Suci Penyepian. Tahun ini, hari suci bagi umat Hindu Dharma itu terjadi pada Rabu besok (16/3) mulai pukul 06.00 WITA selama 24 jam berikutnya.

Pada kurun waktu itu, seluruh aktivitas di lingkungan Bandar Udara Internasional Ngurah Rai dihentikan selama 24 jam, baik itu aktivitas penerbangan atau pendukung lain.

Sejak pukul 22.30 WITA, satu persatu rumah makan yang biasanya melayani pelanggan, ditutup penjaganya. "Sebentar lagi kami tidak boleh lagi berlalu-lalang karena Nyepi. Jadi lebih baik ditutup saja, toch pembeli sepi juga," kata Wayan, salah satu pelayan di satu rumah makan.

Di lapangan parkir, baik di bagian internasional ataupun domestik, jumlah kendaraan yang diparkir untuk mengantarkan atau menjemput pemakai jasa penerbangan juga menurun drastis dari biasanya. Sebagian besar mobil-mobil yang dipergunakan para pengendaranya adalah jenis mobil niaga.

"Saya masih menunggu tamu-tamu dari Jepang. Biasanya kami pakai mobil SUV, sekarang pakai mobil agak besar karena harus menjemput rombongan agak besar," kata Made Widiawan, salah seorang pengemudi mobil jemputan dari suatu biro perjalanan di Bali.

Sementara itu sejumlah petugas keamanan di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai tetap melaksanakan tugasnya sebagaimana biasanya. "Pengamanan dan penjagaan bandara ini tetap dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Itu tidak masalah, hanya saja pada Hari Nyepi tidak akan ada pengunjung kecuali para pecalang," kata Dedi.

Menurut jadual penerbangan reguler, penerbangan terakhir di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai adalah dari maskapai Korean Air dan Garuda Indonesia, pada pukul 02.00 WITA dan 02.30 WITA.(Ant/R009)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010