Kota Madiun catat 8 kasus baru COVID-19 di pekan awal November

Kota Madiun catat 8 kasus baru COVID-19 di pekan awal November

Ilustrasi - Sejumlah siswa sedang menjalani "rapid test" atau tes cepat deteksi dini COVID-19 oleh petugas kesehatan di SMP Negeri 2 Kota Madiun, Kamis (5/10/2020). Tes cepat tersebut sebagai syarat pelaksanaan uji coba pendidikan tatap muka (PTM) yang akan dilaksanakan Pemkot Madiun selama dua pekan mulai tanggal 9 November 2020. (ANTARA/Louis Rika)

Madiun (ANTARA) - Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur, mencatat  penambahan delapan pasien positif COVID-19 di pekan awal November 2020, sehingga jumlah kasus bertambah menjadi 166 orang dari sebelumnya 158 orang di akhir Oktober 2020.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun, tambahan delapan pasien baru tersebut, sebanyak dua orang terkonfirmasi pada Ahad (1/11), satu orang terkonfirmasi pada Senin (2/11), dua orang terkonfirmasi pada Selasa (3/11), dua orang pada Rabu (4/11), dan satu orang terkonfirmasi pada Kamis (5/11).

"Kewaspadaan terhadap COVID-19 tak boleh berkurang. Apalagi, tercatat masih adanya tambahan kasus baru di Kota Madiun," ujar Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Diskominfo Kota Madiun Noor Aflah dalam keterangannya di Madiun, Kamis malam.

Sesuai data, tambahan dua pasien pada Ahad (1/11) terdaftar sebagai kasus Nomor 159 dan 160. Keduanya merupakan warga Kelurahan Klegen. Kemudian tambahan satu terkonfirmasi pada Senin (2/11) terdaftar sebagai pasien ke-161 merupakan warga Kelurahan Taman.

Baca juga: Kasus COVID-19 di Magetan bertambah enam jadi 532 orang

Baca juga: Pemkot Madiun catat tambahan tiga pasien COVID-19 menjadi 158 orang


Berikutnya, tambahan dua orang terkonfirmasi pada Selasa (3/11) terdaftar sebagai pasien ke-162 warga Kelurahan Mojorejo dan pasien ke-163 warga Kelurahan Sogaten. Lalu, dua orang terkonfirmasi pada Rabu (4/11) tercatat sebagai pasien ke-164 dan 165, keduanya warga Kelurahan Kanigoro.

"Sementara tambahan satu pasien baru pada Kamis ini terdaftar sebagai pasien Nomor 166 merupakan warga Kelurahan Pilangbango," kata dia.

Ia menjelaskan dari tambahan delapan kasus baru di awal pekan November tersebut, kebanyakan tertular COVID-19 karena memiliki riwayat melakukan perjalanan luar kota. Selain itu juga disebabkan karena kontak erat dengan pasien COVID-19 sebelumnya.

Para pasien kini sedang menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit rujukan dengan kondisi stabil.

Dengan adanya delapan kasus baru, jumlah pasien COVID-19 di Kota Madiun, hingga Kamis, mencapai 166 orang. Dari 166 orang tersebut, 142 orang dinyatakan sembuh, delapan orang meninggal, dan 16 orang masih menjalani perawatan dan isolasi.

Pihaknya meminta warga Kota Madiun konsisten menerapkan protokol kesehatan, menjaga imunitas tubuh, dan membiasakan hidup bersih serta sehat untuk terhindari dari COVID-19.*

Baca juga: Pemkab Madiun laporkan tambahan tiga pasien COVID-19 jadi 140 orang

Baca juga: Madiun laporkan lima pasien sembuh dari COVID-19

Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Wakil Ketua MPR yakini pendekatan persuasif efektifkan sosialiasi vaksinasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar