Jangan lupa bayar pajak kendaraan di lima lokasi berikut

Jangan lupa bayar pajak kendaraan di lima lokasi berikut

Ilustrasi -- Warga menunjukkan STNK yang baru diperpanjang di Samsat Keliling, Jakarta, Selasa (3/1). (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean/foc)

melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tahunan, sedangkan untuk perpanjangan STNK dan ganti plat nomor kendaraan harus datang langsung ke kantor Samsat
Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya memfasilitasi masyarakat yang ingin membayar pajak kendaraan bermotor melalui layanan Samsat Keliling di lima lokasi untuk mempermudah masyarakat Ibu Kota Jakarta pada Jumat pekan pertama bulan November 2020.

Melalui kanal twitternya @tmcpoldametro, masyarakat yang ingin mengakses layanan Samsat hari ini dapat mendatangi lima lokasi ini.

Layanan samsat keliling untuk wilayah Jakarta Pusat tersedia di halaman parkir Samsat Jakarta Pusat.

Selanjutnya untuk wilayah Jakarta Utara, layanan samsat keliling tersedia di halaman parkir Samsat Jakarta Utara.

Untuk wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Timur samsat keliling tersedia di halaman parkir Samsat masing-masing wilayah.

Sedikit berbeda, untuk wilayah Jakarta Selatan, samsat keliling hadir di Lapangan Promoter Ditlantas Polda Metro Jaya.

Selain memastikan anda tidak memiliki tunggakan pajak kendaraan bermotor lebih dari satu tahun.

Pastikan anda membawa beberapa persyaratan yang diperlukan untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan, seperti membawa KTP, BPKB, dan STNK asli masing-masing dengan salinan fotokopinya.

Gerai Samsat Keliling ini hanya melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tahunan, sedangkan untuk perpanjangan STNK dan ganti plat nomor kendaraan harus datang langsung ke kantor Samsat.

Pelayanan STNK Keliling diberikan untuk memudahkan masyarakat agar taat hukum dan membayar kewajibannya membayar pajak kendaraan.

Tidak hanya itu, di masa pandemi COVID-19 ini, para wajib pajak diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak fisik, memakai masker dan mencuci tangan.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Mendag sampaikan alasan pemerintah relaksasi pajak PPnBM

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar