Tasikmalaya (ANTARA News) - Seorang anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat dipukul bahkan kaca belakang kendaraan mobil sedan mewahnya dipecahkan oleh orang yang menagih hutang.

Peristiwa tersebut terjadi dilingkungan parkir mobil samping kantor DPRD Kabupaten Tasikmalaya, bahkan terjadi tidak jauh dari aparat kepolisian yang sedang melakukan penjagaan aksi, Kamis.

Korban anggota DPRD setempat, dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN), Deni Ramdani SH, menderita luka lebam pada bagian wajah sebelah kiri dan luka cakaran pada leher, hingga kasus tersebut ditangani pihak kepolisian Polresta Tasikmalaya.

Keterangan beberapa saksi dilokasi kejadian, aksi pertikaian tersebut terjadi antara Deni dengan seorang pengusaha Tasikmalaya, Sigit Wahyu Nandika.

Sebelumnya kedua belah pihak tersebut tampak berbincang-bincang terlibat pembicaraan yang cukup serius, kemudian terjadi saling dorong hingga akhirnya terjadi pemukulan.

Pertikaian tersebut berujung saling caci maki dan pelemparan batu sebesar kepalan tangan orang dewasa oleh Sigit terhadap mobil Deni yang sedang diparkirkan.

Kata Deni, dihadapan petugas kantor Polisi mengatakan pukulan tersebut mengenai bagian punggung Deni, dan sebelumnya sempat menarik kerah baju hingga kancingnya lepas.

Sementara itu ditempat terpisah, Sigit membenarkan telah melakukan pemukukan dan pengrusakan kaca mobil secara spontan pada anggota DPRD.

Perbuatan yang dilakukannya itu karena kesal terhadap Deni menyangkut janji konpensasi biaya kampanye pada peimilihan calon legislatif 2009.

Kata dia, Deni masih memiliki janji politik sebesar Rp130 juta sebagai bantuan mendukung kesuksesan Deni yang mencalonkan anggota DPRD.

"Selama ini dia hanya terus mengulur waktu tanpa adanya kejelasan," kata Sigit.(Ant/R009)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010