Pasien COVID-19 di gedung 6 dan 7 Wisma Atlet berkurang 23 orang

Pasien COVID-19 di gedung 6 dan 7 Wisma Atlet berkurang 23 orang

Foto suasana lampu-lampu menyala di RS Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta, Kamis (10/9/2020). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Sejak RSD Wisma Atlet beroperasi pada 23 Maret, ada 24.108 pasien terdaftar
Jakarta (ANTARA) - Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dirawat inap di gedung 6 dan 7 Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, berkurang 23 orang pada Senin.

Kepala Penerangan Kogabwilhan I, Kolonel Marinir Aris Mudian dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, mengatakan jumlah pasien COVID-19 bergejala ringan hingga sedang yang dirawat di gedung (tower) tersebut kini menjadi 1.036 orang.

"Pasien rawat inap terkonfirmasi positif di tower 6 dan 7 (sebanyak) 1.036 orang, 519 pria, 517 wanita. Semula (pada Minggu) 1.059 orang, berkurang 23 orang," ujar Aris.

Sedangkan, pasien rawat inap terkonfirmasi positif COVID-19 tanpa gejala (asimtomatis) bertambah 11 orang.

Aris mengatakan pasien yang menjalani isolasi mandiri di gedung 4 dan 5 RSD Wisma Atlet Kemayoran tersebut, saat ini berjumlah 539 orang.

Semula, pada Minggu (8/11), pasien isolasi mandiri itu berjumlah 528 orang.

"Pasien flat isolasi mandiri tower 4 dan tower 5 sebanyak 539 orang (terdiri dari) 273 pria, 266 wanita," ujarnya.

Pemerintah membuka gedung 6 dan gedung 7 Wisma Atlet sebagai Rumah Sakit Darurat khusus penanganan COVID-19 sejak 23 Maret 2020.

Gedung RSD itu awalnya digunakan hanya untuk merawat inap pasien COVID-19 dengan gejala ringan hingga sedang.

Kemudian, pemerintah membuka lagi gedung 4 dan 5 dikhususkan bagi pasien dengan kondisi orang tanpa gejala (asimtomatis) dan pasien yang tidak punya tempat untuk melakukan isolasi mandiri sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi COVID-19.

Baca juga: Sembilan warga Ciracas positif COVID-19 dievakuasi ke RS Wisma Atlet

Baca juga: Yayasan Inspirasi salurkan baju bagi tenaga media RS Wisma Atlet


Gedung 5 lebih dulu dioperasikan dari gedung 4 yakni pada 15 September 2020. Selanjutnya, gedung 4 baru mulai dioperasikan pada 21 September 2020.

Gedung 6 diketahui memiliki kapasitas 1.300 tempat tidur, sedangkan gedung 7 memiliki kapasitas 1.578 tempat tidur, katanya.

Sedangkan Wisma Atlet gedung 4 dan 5 kalau digabungkan, total kapasitas mencapai 3.116 tempat tidur.

"Sejak RSD Wisma Atlet beroperasi pada 23 Maret, ada 24.108 pasien yang terdaftar melakukan perawatan COVID-19," katanya.

Dari jumlah tersebut, 22.626 orang telah dinyatakan sembuh dari COVID-19 setelah menjalani perawatan tersebut.

Sedangkan, dari 13.409 orang pasien isolasi mandiri yang terdaftar menjalani isolasi mandiri di RSD Wisma Atlet, 13.043 orang pasien sudah dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Aris mengatakan, RSD Wisma Atlet juga memberikan rekomendasi rujukan pasien COVID-19 ke RS Penanganan COVID-19 lain yang terdekat.

Aris menyebut RSD Wisma Atlet telah merujuk pasien ke Rumah Sakit Penanganan COVID-19 lain di DKI Jakarta sebanyak 438 orang sejak dioperasikan pada 23 Maret 2020 sampai 1 November 2020.

Adapun pasien isolasi mandiri yang mendapat rekomendasi rujukan ke RS lain sebanyak dua orang.

Sedangkan, pasien meninggal dunia selama perawatan di RSD Wisma Atlet berjumlah delapan orang terhitung sejak 23 Maret tersebut.


#satgascovid19
#ingatpesanibupakaimasker

Baca juga: Pasien positif COVID-19 Tower 6 dan 7 Wisma Atlet tambah tujuh orang

Baca juga: 22.360 pasien COVID-19 di Wisma Atlet sembuh

 

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

95% nakes alami kecemasan hadapi pandemi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar