Pekanbaru (ANTARA News) - Seorang ibu nyaris tewas akibat disepak gajah liar setelah motor yang dikendarai anaknya tidak sengaja menabrak kawanan hewan raksasa itu di jalan Desa Petani, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, Sabtu malam.

Ny Boini (42) terluka parah disepak gajah ketika sepeda motor yang ditumpanginya bersama anaknya, Andi (19), tidak sengaja menabrak kawanan gajah liar yang memang sering berkeliaran di desanya.

"Korban luka parah, meski beruntung masih bisa selamat. Lagi-lagi warga Desa Petani jadi korban gajah liar yang selalu melintas di desa," kata Kepala Desa Petani, Rianto, kepada ANTARA di Pekanbaru Minggu dinihari.

Kejadian nahas itu menimpa Boini pada Sabtu (24/4) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Korban bersama anaknya Andi sedang melintas di jalan raya menuju desa dengan menggunakan motor.

Melintasi jalan yang minim penerangan, keduanya tidak menduga jika tiba-tiba ada kawanan gajah yang diperkirakan berjumlah delapan ekor melintas di jalan tersebut. Keduanya terpelanting ke aspal setelah menabrak kawanan hewan itu.

"Motor saya tepat menabrak kepala seekor gajah dan kami langsung terpelanting. Setelah itu ibu sempat kena tendang sekali oleh gajah sampai pingsan," kata Andi yang mengaku masih trauma akibat kejadian itu.

Kedua korban beruntung masih selamat karena kawanan gajah langsung kabur setelah insiden tersebut.

"Sepertinya gajah itu juga kaget dan langsung kabur," ujarnya.

Boini langsung dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka parah di bagian kepalanya. Dokter setempat mendiagnosa tulang rahang Boini patah, pendarahan di otak, dan luka robek di kepala belakang sehingga harus menjalani 14 jahitan, sementara anaknya hanya terluka ringan.

Rianto mengatakan, korban terpaksa dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru untuk mendapat pengobatan yang lebih baik.

"Biaya pengobatan terpaksa harus saya yang menanggung, karena korban adalah warga yang tak mampu," ujar Rianto.

Menurut dia, selama dua bulan terakhir telah ada tiga warga Desa Petani yang terluka parah akibat kawanan gajah liar yang kerap berkeliaran di desa mereka sejak awal tahun ini.

Kawasan Desa Petani Kecamatan Mandau adalah daerah lintasan gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) dari Suaka Margasatwa Balai Raja, Bengkalis. Gajah dan manusia berkonflik karena habitat gajah terus menyempit akibat alih fungsi lahan hutan menjadi kebun kelapa sawit dan permukiman penduduk.

(T.F012/S026)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010