Pandemi, Nu Skin Indonesia rambah syariah

Pandemi, Nu Skin Indonesia rambah syariah

Ilustrasi - Produk Nu Skin. ANTARA/Nuskin.com.

Untuk marketing plan kita tidak ada perubahan karena memang sudah sejalan dengan syariah
Jakarta (ANTARA) - Produsen kecantikan, Nu Skin Indonesia, kini merambah model bisnis syariah sebagai salah satu cara mereka bertahan di kala pandemi COVID-19.

"Dengan syariah harapan kita bisa masuk ke dalam market yang lebih dalam lagi yang saat ini sedang berkembang," kata President Nu Skin Indonesia & Filipina, Kany V. Soemantoro dalam jumpa pers virtual pada Jumat.

Nu Skin Indonesia meraih sertifikat Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (PLBS) dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) yang mengharuskannya menjual produk-produk halal hingga melaksanakan tata kelola keuangan halal.

Baca juga: Produk perawatan kulit baru untuk pria, salah satunya penumbuh janggut

"Ada beberapa produk yang kita tak jual lagi karena tidak sanggup saat kita minta sertifikasi halal. Ada tapi tidak banyak produk yang kita discontinue," kata Kany.

Selain itu, produsen kecantikan yang menjual produk lewat direct selling tersebut juga harus tunduk kepada tata cara berjualan sesuai aturan syariah Islam.

"Untuk marketing plan kita tidak ada perubahan karena memang sudah sejalan dengan syariah," kata Kany.

Nu Skin Indonesia tahun ini menargetkan angka penjualan Rp1,5 triliun. Angka tersebut sama seperti yang dicapai tahun lalu.

Baca juga: Mengintip "pouch" riasan dan perawatan kulit Sandra Dewi

"Pandemi terus terang membuat kiat agak terhambat di bulan Maret karena ada PSBB, banyak limitasi logistik sehingga suplai terhambat, meski sudah produksi di lokal tapi ada sejumlah raw material yang impor banyak terhambat."

Tekun berinovasi, kata Kany menjadi kunci Nu Skin Indonesia yang sudah berusia 15 tahun itu terus bertahan di kala pandemi.

Kany optimistis dengan mengantongi sertifikat syariah dari DSN MUI akan membuat Nu Skin Indonesia lebih lincah di pasar Indonesia.

"Selama pandemi ini masyarakat Indonesia lebih aware dan fokus dengan gaya hidup syariah," kata Kany.

Baca juga: Minyak zaitun solusi perawatan rambut dan kulit wanita berhijab

Baca juga: Rutinitas pagi yang membuat kulit bercahaya

Baca juga: Es batu bantu kecilkan pori, mitos atau fakta?

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar