Kominfo bangun pondasi ekosistem startup digital Indonesia

Kominfo bangun pondasi ekosistem startup digital Indonesia

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Semuel Abrijani Pangerapan, dalam acara virtual program Startup Studio Indonesia, Kamis (26/11/2020). ANTARA/Arindra Meodia.

Tahun ini salah satu regulasi yang kami sedang rampungkan adalah terkait perlindungan data pribadi
Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Semuel Abrijani Pangerapan, mengatakan pemerintah telah membangun pondasi untuk mendukung bertumbuhnya ekosistem startup digital di Indonesia.

"Untuk menciptakan ekosistem yang tepat, pemerintah Indonesia mendorong transformasi digital dalam tiga elemen esensial, yaitu pemerintahan, ekonomi, dan masyarakat. Ketiga elemen tersebut dibingkai dalam framework Indonesia Digital Nation," ujar Semuel dalam acara virtual program Startup Studio Indonesia, Kamis.

"Sebagai pondasi, ada infrastructure teknologi dan aplikasi. Dalam aspek infrastruktur teknologi, pemerintah tengah menyelesaikan pembangunan BTS untuk koneksi 4G di seluruh Indonesia," dia melanjutkan.

Baca juga: PP telekomunikasi baru diharapkan dorong pengembangan ekonomi digital

Selain itu, Indonesia juga memiliki satelit untuk memfasilitasi daerah yang sulit terjangkau. Sementara untuk aplikasi, menurut Semuel, Indonesia adalah mobile first atau mobile only country, sehingga Kementerian Kominfo mengupayakan semua layanan dari pemerintah dapat diakses dalam genggaman tangan.

Lebih jauh, Semuel mengungkapkan pemerintah juga telah menyiapkan pilar-pilar yang menjaga agar sesuai dengan arahan dan tujuan negara. Pertama, regulasi dan kebijakan.

"Tahun ini salah satu regulasi yang kami sedang rampungkan adalah terkait perlindungan data pribadi. Dengan adanya regulasi tersebut, negara hadir dalam melindungi hak warga negara Indonesia di dunia digital," kata Semuel.

Baca juga: Kominfo pertemukan startup digital dengan investor di Startup Studio

Bagi elemen pemerintahan, Kementerian Kominfo telah menyiapkan kebijakan terkait penyimpanan dan pengolahan data. Selanjutnya, bagi elemen bisnis, pemerintah juga telah mengupayakan penyederhanaan proses dalam pendirian usaha.

Pilar selanjutnya adalah keamanan dan pengendalian, juga pilar SDM digital. Untuk poin ini Kementerian Kominfo memiliki program Siberkreasi yang fokus melakukan literasi digital. Ada pula program Digital Talent Scholarship, program meningkatkan keterampilan digital yang dibutuhkan industri

Pilar keempat adalah riset dan inovasi teknologi. Dalam poin ini ada enam sektor strategis yang menjadi poin utama, yaitu agrikultur, maritim, kesehatan, pendidikan, logistik, dan pariwisata.

Baca juga: Kominfo tingkatkan literasi digital soal telemedisin

"Pondasi dan pilar tersebut kami harapkan dapat menjadi ekosistem ideal bagi pertumbuhan pemerintahan digital, masyarakat digital dan ekonomi digital. Ketiga elemen esensial tersebut harus saling berkolaborasi dan menunjang satu sama lain," kata Semuel.

Dalam mendukung pertumbuhan aspek bisnis digital, salah satu upaya yang dilakukan Kementerian Kominfo adalah menjalankan tiga program pembinaan dan fasilitasi dengan target startup yang berbeda-beda, yaitu Gerakan 1000 Startup Digital, NextIcorn dan Startup Studio Indonesia.

"Hari ini, Indonesia memiliki satu decacorn, lima unicorn, dan puluhan centaur. Itu masih akan terus bertambah, dan pertambahannya akan lebih cepat. Saya percaya inovasi hanya akan dapat tumbuh cepat dalam ekosistem yang tepat," ujar Semuel.

Baca juga: Indonesia diprediksi rajai ekonomi internet di Asia Tenggara

Baca juga: Indonesia-China, dari kemitraan regional menuju ekonomi digital

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

RUU PDP rambu penyalahgunaan data

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar