Kasus COVID-19 bertambah 8.692, pasien yang sembuh bertambah 7.715

Kasus COVID-19 bertambah 8.692, pasien yang sembuh bertambah 7.715

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja menyampaikan informasi mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk mengendalikan penularan COVID-19 dalam Operasi Yustisi di Pasar Nusukan, Solo, Jawa Tengah, Senin (11/1/2021). (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)

Jakarta (ANTARA) - Jumlah akumulatif kasus COVID-19 di Indonesia pada Senin bertambah 8.692 menjadi total 836.718 kasus sedangkan jumlah pasien yang sembuh dari penyakit itu bertambah 7.715 menjadi seluruhnya 688.739 orang menurut data Satuan Tugas Penanganan COVID-19.

Data yang dihimpun oleh Satuan Tugas hingga Senin pukul 12.00 WIB juga menunjukkan, jumlah warga yang meninggal dunia akibat infeksi virus corona bertambah 214 menjadi total 24.343 orang.

Pada 11 Januari 2021, Provinsi DKI Jakarta mencatatkan jumlah kasus harian paling banyak (2.461 kasus) dan jumlah pasien sembuh paling banyak (2.510 orang).

Jawa Barat dan Jawa Tengah jumlah kasus hariannya masih di atas seribu, masing-masing 1.475 kasus dan 1.049 kasus. Jumlah pasien COVID-19 yang sembuh di kedua provinsi itu tercatat berturut-turut 1.060 orang dan 791 orang.

Sedangkan Jawa Timur mencatat 792 kasus dan 522 pasien sembuh dan Sulawesu Selatan melaporkan 616 kasus dan 552 pasien sembuh pada 11 Januari.

Menurut data Satuan Tugas, hanya Sumatera Barat dan Kalimantan Barat yang pada 11 Januari tanpa kasus baru COVID-19. 

Penularan COVID-19 sudah terjadi di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah sudah menerapkan berbagai kebijakan untuk mengendalikan penularan penyakit yang disebabkan oleh virus corona tipe SARS-CoV-2 itu, termasuk di antaranya  pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat.

Baca juga:
Jam operasional mal saat PPKM Surabaya dibatasi hingga pukul 20.00 WIB
KRL beroperasi sampai pukul 22.00 selama PPKM

Pewarta: Katriana
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kemenkes gandeng KPU untuk akses data pemilih terkait vaksinasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar