BP Tapera berharap regulasi terkait pengumpulan setoran segera terbit

BP Tapera berharap regulasi terkait pengumpulan setoran segera terbit

Tangkapan layar - Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana Tapera, Eko Ariantoro dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa (19/1/2021). ANTARA/Aji Cakti

dari informasi yang kami dapatkan dari Kementerian Keuangan, (regulasi) itu segera dikeluarkan sehingga pada saat nanti setelah Maret 2021 maka pengumpulan atau collection pertama di bulan April 2021
Jakarta (ANTARA) - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat atau BP Tapera berharap regulasi terkait pengumpulan atau collection setoran segera diterbitkan.

Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana Tapera, Eko Ariantoro mengatakan bahwa terdapat satu regulasi lagi di mana pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan terkait pengumpulan setoran.

"InsyaAllah kalau dari informasi yang kami dapatkan dari Kementerian Keuangan, (regulasi) itu segera dikeluarkan sehingga pada saat nanti setelah Maret 2021 maka pengumpulan atau collection pertama di bulan April 2021," ujar Eko dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa.

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tersebut kemungkinan mengenai berapa besaran yang akan ditetapkan, dan kapan dimulainya collection setoran.

Dengan demikian jika regulasi tersebut diterbitkan dan kemudian diimplementasikan maka pembayaran atau setoran dari para peserta Tapera dapat mulai disetorkan dan kemudian akan dikelola dengan model bisnis BP Tapera.

Sebelumnya Deputi Komisioner Bidang Pemupukan Dana Tapera Gatut Subadio mengatakan BP Tapera mengombinasikan simpanan dan investasi dalam mengelola dana peserta untuk memberikan imbal hasil yang optimal dan berkelanjutan.

Menurut dia, dengan skema itu, anggota yang non masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) membantu peserta MBR dengan tetap memperoleh imbal hasil wajar di akhir kepesertaannya.

Dana peserta Tapera dialokasikan menjadi tiga kelompok besar, yaitu untuk pemanfaatan, pemupukan, dan cadangan.

Kebijakan alokasi dana simpanan peserta tersebut ditetapkan oleh BP Tapera yang mengacu pada regulasi pengelolaan dana Tapera. Kebijakan ini dalam pelaksanaannya akan dimintakan persetujuan Komite Tapera sebagai dasar kebijakan strategis pengelolaan investasi dana Tapera.

Baca juga: BP Tapera akan salurkan pembiayaan bagi 51.000 unit rumah tahun ini
Baca juga: BP Tapera cairkan dana Taperum milik 367.740 pensiunan PNS
Baca juga: BP Tapera ditargetkan salurkan pembiayaan rumah 75.000 unit pada 2021

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kemdikbud dorong lahirnya perda perbukuan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar