Usai longsor, jalur Malang-Kediri dibuka, warga diminta tetap waspada

Usai longsor, jalur Malang-Kediri dibuka, warga diminta tetap waspada

Pengendara motor melintas pada saat petugas tengah membersihkan material sisa longsoran di Dusun Kedungrejo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (5/2/2021). (FOTO ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Malang/VFT)

Proses pembersihan material longsor pada dua titik yakni Dusun Kedungrejo, dan Dusun Maron di Kecamatan Pujon telah rampung pada Jumat sore.
Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyatakan bahwa jalur dari Kabupaten Malang menuju Kabupaten Kediri telah kembali dibuka usai terjadinya longsor, namun masyarakat diminta tetap waspada.

Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono mengatakan bahwa proses pembersihan material longsor pada dua titik yakni Dusun Kedungrejo, dan Dusun Maron di Kecamatan Pujon telah rampung pada Jumat sore.

"Kondisi Malang-Kediri sudah clear. Terakhir penanganan pukul 16.00 WIB," kata Sadono saat dikonfirmasi ANTARA, Jumat.

Ia menjelaskan, pada dua titik lokasi longsor itu, sejak Jumat pagi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga deras, dan tidak ada longsor susulan yang terjadi pada dua titik tersebut.

Menurut dia berdasarkan pantauan hingga pukul 17.00 WIB, dari wilayah Kecamatan Pujon, Kecamatan Ngantang, hingga Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang tidak ada kejadian longsor susulan.

"Kondisi terakhir sudah clear, sekitar pukul 17.00 WIB sudah tidak terjadi hujan dan tidak ada longsor susulan," katanya.

Meskipun sudah tidak ada longsor susulan hingga petang ini, kata dia, masyarkat yang melintas jalur Malang-Kediri tersebut diminta untuk berhati-hati. Hal tersebut dikarenakan dari arah Kota Batu menuju Kabupaten Malang, hingga Kabupaten Kediri, banyak tebing-tebing yang memiliki potensi longsor.

Selain itu, untuk pengendara kendaraan roda dua diminta untuk lebih berhati-hati, karena material sisa longsoran menyebabkan jalanan menjadi licin, terlebih jika terjadi hujan.

"Kami siaga longsor susulan. Imbauan untuk pengguna kendaraan yang melaju diantara Batu, menuju Kasembon, atau Kediri, waspada titik longsor yang terjadi ataupun yang belum. Karena jalur Batu, Malang, Kediri itu banyak potensi terjadi longsor," kata Sadono.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kota Batu Achmad Choirur Rochim mengatakan bahwa di Jalur Payung 2 Kota Batu mengarah ke Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, telah terjadi longsor susulan.

Tim reaksi cepat, lanjut Rochim, telah melakukan kaji cepat dan penanganan darurat material longsoran yang menutup jalan dari wilayah Kota Batu, menuju Kabupaten Malang tersebut.

Ia menambahkan, bagi masyarakat yang akan melintas jalur Payung, Kota Batu menuju Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, diminta untuk berhati-hati. Namun, selama penanganan longsor, jalur tersebut akan ditutup total.

"Saat ini sedang ditangani, kami mengingatkan bagi Masyarakat Yang Melintas Jalur Payung-Pujon, harap berhati-hati karena rawan longsor," demikian Achmad Choirur Rochim.

Baca juga: Akses jalan Malang-Kediri kembali tertutup akibat longsor susulan

Baca juga: Tanah longsor rusak rumah warga Kabupaten Malang

Baca juga: Tanah Longsor di Malang, 10 Tewas


Pewarta: Vicki Febrianto
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Longsor landa 2 lokasi di Temanggung

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar