DELUA hadirkan video single "Izinkan" berbalut nuansa Jawa- Bali

DELUA hadirkan video single "Izinkan" berbalut nuansa Jawa- Bali

Band pendatang baru asal Yogyakarta DELUA. (Dok. DELUA)

Jakarta (ANTARA) - Grup musik pendatang baru dari Yogyakarta DELUA menghadirkan video lagu tunggalnya "Izinkan" berbalut nuansa Jawa – Bali.

Lagu "Izinkan" yang digarap oleh Rieza (vokal), Anggita (vokal), Rois (gitar), Awal (keyboard), Arya (bass), Rizal (drum), dan Daniel (saxophone) itu memiliki lirik yang puitis dan mengisahkan kisah asmara yang penuh perjuangan namun layak dipertahankan.

Baca juga: Latisha Diva ungkap inspirasi di balik lagu "Head Over Heels"

Ide mengangkat nuansa Jawa dan Bali dalam video klip "Izinkan" tercipta dari kolaborasi DELUA dengan Rumah Produksi Young Coconut yang berdomisili di Bali dipimpin oleh Bagus Suitrawan dan Falkwyn de Goyeneche.

Pada proses kreatifnya, Young Coconut melanjutkan visi kesenian dari DELUA yang ingin menonjolkan tema kebudayaan dan seni.

Bagus Suitrawan mencoba menafsirkan lirik lagu "Izinkan" dengan ekspresi gestur tubuh yang ada pada 2 penari utama, sekaligus membingkainya dalam tradisi Jawa dan Bali.

“Saya bukan penari, apalagi koreografer. Walaupun kondisi tidak memungkinkan kami menggunakan seorang koreografer, tapi saya bersama 2 teman penari saya mencoba secara jujur untuk bergerak dan merespon dengan tetap berpijak pada akar budaya kami masing-masing," ujar Sutradara video klip "Izinkan" Bagus Sutrawan dalam siaran persnya, Rabu.

Baca juga: T 42 Indonesia bersiap rilis karya baru

Untuk perekaman audio lagu "Izinkan", Band bergenre Pop itu merekamnya di Satrio Piningit Studio dengan bantuan Pandu Wicaksono sebagai recording operator, dan Sasi Kirono sebagai mixing mastering.

“Proses recording-nya lancar, hasil mixing dan mastering-nya enak banget dan ramah di telinga. Pokoknya kami puas,” ujar Arya bassist dari DELUA.

Harapannya dengan lagu tunggal “DELUA” disertai video yang mengangkat kebudayaan itu maka dapat mengangkat kembali kebudayaan- kebudayaan lokal khas Indonesia yang bertahan di tengah gempuran keras budaya luar.


Baca juga: Fariz RM rilis mini "Kotak Musik Project: The Symphony of Fariz RM"

Baca juga: Weird Genius rilis lagu untuk game "League of Legends : Wild Rift"

Baca juga: Sara Fajira nyanyikan "Lathi" dalam versi orkestra



Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pemkot Tangerang izinkan PAUD dan TK gelar PTM terbatas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar