Wall Street ditutup beragam, S&P 500 dan Nasdaq terangkat teknologi

Wall Street ditutup beragam, S&P 500 dan Nasdaq terangkat teknologi

Ilustrasi - Suasana di lantai Bursa Saham New York, Wall Street, Amerika Serikat. ANTARA/REUTERS/Brendan McDermid/pri. (ANTARA/REUTERS/Brendan McDermid)

New York (ANTARA) - Wall Street ditutup beragam pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq terangkat kenaikan kuat saham-saham teknologi, dan tiga indeks utama mencatatkan kenaikan kuartalan keempat berturut-turut ketika investor memposisikan diri mereka untuk rencana infrastruktur besar-besaran Presiden Joe Biden.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 85,41 poin atau 0,26 persen menjadi ditutup di 32.981,55 poin. Indeks S&P 500 bertambah 14,34 poin atau 0,36 persen, menjadi menetap di 3.972,89 poin. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 201,48 poin atau 1,54 persen menjadi ditutup pada 13.246,87 poin.

Enam dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan energi dan keuangan masing-masing turun 0,93 persen dan 0,9 persen, memimpin kerugian. Sementara itu, sektor teknologi terangkat 1,5 persen, merupakan kelompok dengan kinerja terbaik.

Untuk kuartal ini, indeks Dow melonjak 7,8 persen, indeks S&P 500 terdongkrak 5,8 persen dan Nasdaq meningkat 2,8 persen. Untuk bulan ini, indeks Dow menambahkan sekitar 6,6 persen, S&P 500 melonjak 4,2 persen dan Nasdaq naik hanya 0,4 persen.

Spekulasi pada rebound ekonomi yang kuat mendukung Wall Street selama kuartal pertama, bahkan ketika kegelisahan muncul atas GameStop dan hiruk-pikuk perdagangan ritel, lonjakan imbal hasil surat utang negara AS dan hedge fund AS bangkrut.

Pada Rabu (31/3/2021), indeks acuan S&P 500 mencapai rekor tertinggi harian tetapi berhenti untuk mencapai 4.000 dan mengupas kenaikan di sore hari. Indeks teknologi S&P 500 memimpin kenaikan sektoral, sementara sektor energi turun dan merupakan sektor terlemah pada hari itu.

"Tren yang kita lihat hari ini adalah investor berputar kembali ke saham-saham yang berorientasi pada pertumbuhan yang telah sedikit terpukul selama beberapa minggu terakhir ini karena rotasi ke saham-saham yang akan diuntungkan oleh pembukaan kembali ekonomi," kata Michael Sheldon, kepala investas pada RDM Financial Group di Hightower di Westport, Connecticut.

Beberapa sektor siklikal juga bisa berhenti sejenak dari kenaikannya karena penguatan dolar baru-baru ini, katanya.

Untuk kuartal tersebut, Nasdaq berkinerja buruk di dua indeks utama lainnya karena investor bertukar saham berorientasi pertumbuhan dengan saham underpriced yang dianggap paling diuntungkan dari pembukaan kembali ekonomi penuh. Saham-saham perusahaan teknologi tinggi telah terpukul oleh lonjakan imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun.

Biden memberikan pidato yang sangat dinantikan di sore hari yang menyerukan penggunaan kekuasaan pemerintah untuk membentuk kembali ekonomi terbesar di dunia dan melawan kenaikan China dalam proposal 2 triliun dolar AS lebih yang telah disambut dengan perlawanan politik yang cepat.

Apple Inc naik 1,9 persen setelah pialang UBS meningkatkan peringkat sahamnya menjadi "beli" karena permintaan stabil jangka panjang untuk iPhone dengan penyedia layanan resmi yang lebih baik.

Walgreens Boots Alliance melonjak 3,6 persen setelah menaikkan perkiraan laba 2021 pada penjualan yang lebih tinggi di toko apotek ritel AS.

Di bidang ekonomi, perusahaan swasta AS meningkatkan perekrutan pada Maret ketika lebih banyak orang Amerika yang divaksinasi COVID-19. Laporan penggajian sejalan dengan tanda-tanda perbaikan baru-baru ini di pasar tenaga kerja dan muncul menjelang laporan pekerjaan bulanan yang lebih komprehensif pada Jumat (2/3/2021).

Baca juga: Saham Inggris balik melemah, indeks FTSE 100 terpangkas 0,86 persen
Baca juga: Emas melonjak 29,6 dolar, kembali bertengger di atas 1.700 dolar
Baca juga: Dolar AS turun tipis, namun raih kuartal terbaik sejak Juni 2018
Baca juga: Harga minyak jatuh terseret penguncian baru dan prospek permintaan


 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar